Page 55 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 SEPTEMBER 2019
P. 55
Namun, Ade enggan membeberkan nama perusahaan tersebut. Kondisi ini terjadi di
sektor hulu dan menengah dalam kurun waktu 2018-2019. Perusahaan yang tutup
berada di sektor pertenunan dan perajutan atau di hulu.
"Sekarang yang sudah tutup yang kami catat, sudah ada beberapa, kalau nggak
salah 9 perusahaan yang hampir mendekati 2 ribu orang (pekerja)," katanya.
Mengantisipasi agar tidak menjalar ke perusahaan lain, Ade membeberkan
beberapa solusi. Untuk jangka menengah, ia mengatakan ada pada perubahan pada
UU 13/2003 tentang ketenagakerjaan. Sementara untuk jangka pendek, diperlukan
safeguard atau tarif perlindungan dari banjirnya produk impor.
"Nanti akan dibarengi dengan program-program asosiasi dan pemerintah secara
bersamaan untuk merevitalisasi dan merestrukturisasi industri-industri yang
berorientasi domestik, tinggal di-upgrade untuk orientasi ekspor dan sebagainya,"
kata Ade.
Selain gempuran produk impor, industri TPT juga dihadapkan pada persoalan upah
tinggi di Jawa Barat. Alhasil beberapa pabrik direlokasi ke wilayah Jawa Tengah
yang memiliki lebih upah rendah.
Artikel asli berita ini bisa dibaca di CNBCIndonesia.com dengan judul API: 9 Pabrik
Tekstil Tutup, 2.000 Pekerja Kena PHK (dna/dna) tekstil phk pabrik tekstil.
Page 54 of 66.

