Page 10 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 OKTOBER 2021
P. 10
Alami Kerugian
Menurutnya, perusahaan perhotelan, swalayan, konveksi, dan usaha lain nonkebutuhan pokok
mengalami kerugian yang signifikan. Apalagi saat masa PPKM Level 4. Juli-Agustus yang
memaksa banyak perusahaan tutup sementara.
"Karyawan yang dirumahkan sementara itu ada yang masih mendapatkan gaji. Walaupun tidak
penuh. tapi perusahaan sudah bagus memberikan uang di tengah kondisi mereka yang sama
sekali tidak mendapat pemasukan." tuturnya.
Di sisi lain, kata pemilik RS Lestari Raharja itu. pemerintah tidak memberikan keringanan biaya
pajak dan lainnya. Hal ini semakin menambah beban para pengusaha.
"Hotel-hotel yang nyaris tak mendapatkan pemasukan, tapi biaya pajaknya sama, tidak ada
subsidi atau bahkan keringanan. Inilah yang mestinya dilakukan pemerintah dalam rangka
membantu perusahaan swasta," paparnya.
Dia mengungkapkan, beda jauh antara lembaga pemerintah dan perusahaan swasta untuk
bertahan di masa pandemi. Sebab, lembaga pemerintah tidak perlu mencari uang untuk
kepentingan operasionalnya.
"Perusahaan swasta, mau hidup dan mati tergantung pendapatan mereka miliki. Mestinya
pemerintah cermat menilai di sini, dan buat kebijakan supaya APBD dan APBN ini besar
dimanfaatkan roda perekonomian daerah bergeliat kembali. Salah satu contoh, bisa untuk subsidi
keringanan pajak," ujar.(H88-36)
9

