Page 84 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 OKTOBER 2021
P. 84
Ikut hadir diantaranya, Kepala Disnaker Situbondo Didik Sulistiyono, Kabid Pelatihan Kerja dan
Produktifitas Maharani Arkizatul Mamlu’ah bersama staf berikut peserta pelatihan.
Menurut Mahbub Junaidi, kegiatan pelatihan pengolahan hasil laut merupakan usulan dari
masyarakat yang disampaikan kepada dirinya saat ada reses pada beberapa waktu lalu. Kata
Mahbub, dirinya yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil II) yang mewilayahi Kecamatan
Mangaran dan Kapongan itu memiliki potensi hasil laut yang besar.
“Ya di dua Kecamatan ini memiliki letak geografis yang berdekatan dengan bibir pantai dan
dikenal memiliki hasil tangkapan ikan laut yang melimpah,” ujar Mahbub.
Agar hasil ikan itu menghasilkan nilai yang besar bagi warga setempat, ujar Mahbub, diperlukan
tambahan pengetahuan melalui pelatihan. Termasuk diantaranya, imbuh Mahbub, mengajak
kaum ibu rumah tangga agar mempunyai keahlian untuk mengolah ikan menjadi makanan siap
saji serta layak jual bagi masyarakat.
“Yang membanggakan lagi, program ini dapat menyerap para pencari dunia kerja yang ada di
Kabupaten Situbondo,” papar politisi PKB itu.
Kedepan, terang Mahbub lagi, selain mengadakan pelatihan, Disnaker Kabupaten Situbondo
diharapkan bisa memfasilitasi para peserta untuk mengikuti uji kompetensi yang diadakan oleh
BNSP. Sehingga, tutur dia, apabila peserta pelatihan lulus uji maka akan mendapatkan sertifikat
profesi sesuai standar nasional yang digariskan negara.
“Saya ingin Pemkab Situbondo bisa menangkap keinginan dari pelaku usaha. Misalkan saja ada
kekurangan modal serta kesulitan pemasaran, maka pemerintah harus bisa hadir di tengah-
tengah mereka,” ujar Mahbub.
Disisi lain, Kadisnaker Kabupaten Situbondo Didik Sulistiyono, memaparkan, kegiatan ini
merupakan penutupan pelatihan keterampilan pengolahan hasil laut bagi pencari kerja yang
dipusatkan di aula ponpes Nurul Falah, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran. Kata Didik,
dengan adanya pelatihan ini diharapkan ibu rumah tangga mampu mengolah hasil laut berupa
masakan atau makanan berbahan dasar ikan dengan memiliki nilai jual yang unggul.
“Misalnya bisa diolah menjadi sosis, bakso, nugget, siomay dan masakan yang lain,” pungkas
Didik yang diamini Maharani Arkizatul Mamlu’ah. [awi]
83

