Page 11 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 JANUARI 2020
P. 11

(Apindo) Hariyadi Sukamdani. Tudingan bahwa aturan itu hanya memberi

               keuntungan kepada para pengusaha disebutnya keliru. Justru keberadaan aturan
               tersebut terkait ketenagakerjaan diharapkan dapat meminimalkan risiko atas

               kerawanan tenaga kerja. Saat ini pembahasan kebijakan yang dijadwalkan dapat

               diimplementasikan paling lambat pertengahan tahun ini masih di internal
               pemerintah, namun pada saat penyusunan substansi RUU Omnibus Law Cipta

               Lapangan Kerja telah mendengar masukan dari enam serikat buruh.


               Penolakan KSPI terhadap Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja telah dipertegas

               dalam aksi demonstrasi di depan Gedung DPR pekan lalu. Enam persoalan

               dibeberkan yang bakal merugikan pekerja atau buruh apabila aturan itu disahkan.

               Pertama, bakal menghapus sistem upah minimum dengan diperkenalkannya upah
               per jam. Sistem upah per jam memang salah satu pokok bahasan dalam RUU

               Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja yang paling banyak dipertanyakan. Kedua, bisa

               mengakibatkan hilangnya pesangon.


               Ketiga, dapat melanggengkan sistem outsourcing yang semena-mena. Selama ini

               sistem outsourcing hanya pada lima jenis pekerjaan, yakni cleaning service,

               katering, sopir, security, dan jasa penunjang ke depan bakal dibebaskan untuk
               segala jenis pekerjaan. Keempat, akan menghilangkan jaminan pensiun dan jaminan

               kesehatan. Karena pekerja dibayar di bawah upah minimum, maka pengusaha tidak

               wajib membayar jaminan pensiun dan jaminan kesehatan. Kelima, akan
               memberikan karpet merah bagi para tenaga kerja asing. Keenam, bakal

               menghapuskan sanksi pidana bagi pengusaha yang tidak memberikan upah pekerja

               sesuai upah minimum.Sebelumnya, draf RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja

               ditengarai telah beredar di tengah masyarakat. Buntutnya, sejumlah pasal ramai
               diperdebatkan di antaranya rencana penerapan skema upah per jam. Adapun

               penerapan upah per jam berdasarkan versi pemerintah dimaksudkan memberi

               keleluasaan kepada badan usaha atau perusahaan dalam menggaji pekerja yang

               bersifat tidak tetap atau sementara seperti konsultan dan pekerjaan paruh waktu.
               Selain itu, skema upah jam-jaman untuk mengakomodasi jenis pekerjaan baru bagi





                                                       Page 10 of 60.
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16