Page 31 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 JANUARI 2020
P. 31

Migran Indonesia (PMI), khususnya untuk mengurus persyaratan ketika akan

               bekerja di luar negeri, termasuk paspor, dalam satu tempat, agar mereka bisa cepat
               untuk memenuhi persyaratan yang dibutuhkan.



               Sebelumnya, Pemerintah perlu untuk segera membuat regulasi atau peraturan
               turunan dari UU Perlindungan Pekerja Migran Indonesia sebagai upaya untuk

               memperkuat perlindungan pekerja WNI yang bekerja di luar negeri, mulai dari

               sebelum keberangkatan hingga kembali.


               "Dengan menandatangani ASEAN Consensus, pemerintah perlu

               mengimplementasikan nilai-nilai yang menjadi poin penting dalam kesepatan ini ke

               dalam UU PPMI. Contohnya saja soal penguatan kapasitas pekerja, lalu mengenai
               penyederhanaan proses pendaftaran dan keberangkatan para pekerja migran ke

               negara tujuan juga hak dari keluarga pekerja migran," kata Peneliti Center for

               Indonesian Policy Studies (CIPS) Pingkan Audrine Kosijungan di Jakarta, Kamis.


               Menurut Pingkan, peraturan turunan dari UU Nomor 18/2017 tentang Perlindungan

               Pekerja Migran Indonesia (UU PPMI) mendesak untuk dikeluarkan dalam rangka

               melindungi pekerja migran serta memperkuat Kesepakatan Perlindungan Pekerja
               Migran ASEAN atau ASEAN Consensus on the Protection and Promotion of the Rights

               of Migrant Workers yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada Konferensi

               Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Filipina, pada 2017 lalu.


               Poin penting lainnya yang juga perlu diintegrasikan ke dalam UU PPMI, masih

               menurut dia, adalah mengenai hak-hak pekerja migran. Hak pekerja migran yang

               diatur dalam ASEAN Consensus adalah mengenai hak wajib memegang paspor, hak
               mendapatkan perlakukan dan penghasilan yang adil di lingkungan kerja, hak untuk

               berkomunikasi dan bergerak bebas, hak untuk berpartisipasi pada asosiasi maupun

               serikat pekerja di negara penerima, hak untuk mengajukan kasus apabila terjadi

               pelanggaran kontrak kerja serta hak untuk menerima kunjungan dari keluarga.






                                                       Page 30 of 60.
   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36