Page 150 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 APRIL 2020
P. 150
Title RAKYAT BUTUH BLT, IRWAN: ENGGAK PERLU DILANJUTKAN KARTU PRAKERJA
Media Name fajar.co.id
Pub. Date 24 April 2020
https://fajar.co.id/2020/04/24/rakyat-butuh-blt-irwan-enggak-perlu-dil anjutkan-kartu-
Page/URL
prakerja/
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat H Irwan meminta Presiden Jokowi
menyulap program Kartu Prakerja menjadi bantuan langsung tunai atau BLT untuk
rakyat yang terdampak krisis ekonomi akibat gempuran pandemi virus corona.
Menurut Irwan, dana untuk BLT jauh lebih bermanfaat dibanding untuk biaya
pelatihan kerja secara daring.
"Saya pikir enggak perlu dilanjutkan program kartu prakerja ini. Direfocussing saja
yang Rp20 triliun itu. BLT kan banyak di Jakarta saja, di daerah masih banyak yang
butuh. Banyak masyarakat meninggal juga di daerah," kata politikus yang beken
disapa dengan panggilan Irwan Fecho ini di Jakarta, Kamis (23/4).
Anggota Komisi V DPR ini menyebutkan, saat ini dibutuhkan rasa empati dari para
pemimpin baik di level nasional maupun daerah untuk membantu penderitaan
masyarakat di tengah pandemik virus corona (Covid-19).
Lagipula, program Kartu Prakerja tidak banyak manfaatnya bila diteruskan. Sebab,
rakyat sekarang lebih butuh makan dibanding pelatihan.
"Mau dilanjutkan buat apa juga?. Apalagi situasi seperti ini. Kartu prakerja kan
bukan untuk melamar kerja, bukan untuk dapatkan pekerjaan tetapi untuk
meningkatkan skill. Kalau untuk tingkatkan skill kan bisa dengan berbagai informasi
di internet. Gratis lagi," tegas legislator asal Kalimantan Timur ini.
Nah, bila dilakukan refocussing, maka anggaran Kartu Prakerja yang Rp20 triliun itu
bisa digunakan untuk membeli kebutuhan sembako secara tepat sasaran.
Hal itu pasti dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat tanpa harus dipaksa
menjalani pelatihan online terlebih dahulu.
"Rp20 triliun dana untuk Kartu Prakerja jika dialihkan ke sembako yang tepat
sasaran sangat bermanfaat dibanding untuk kartu prakerja saat ini. Bahkan Rp5,6
triliun bisa dihemat dan diberikan ke masyarakat dibanding harus diberikan kepada
lembaga pelatihan," tandasnya.
Page 149 of 254.

