Page 228 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 APRIL 2020
P. 228
Title KSPI BATAL GELAR AKSI MENOLAK OMNIBUS LAW RUU CIPTA KERJA
Media Name kompas.com
Pub. Date 24 April 2020
https://nasional.kompas.com/read/2020/04/24/19035441/kspi-batal-gelar- aksi-menolak-
Page/URL
omnibus-law-ruu-cipta-kerja
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia ( KSPI) batal menggelar aksi pada 30 April di
depan Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian dan Gedung DPR.
Aksi unjuk rasa dibatalkan lantaran Presiden Joko Widodo menunda pembahasan
klaster ketenagakerjaan dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja.
"Serikat buruh termasuk KSPI dengan ini menyatakan batal atau tidak jadi aksi pada
tanggal 30 April di DPR RI dan Kemenko Perekonomian," kata Presiden KSPI Said
Iqbal melalui keterangan tertulis, Jumat (24/4/2020).
Iqbal mengatakan, KSPI dan Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) mengapresiasi
keputusan Presiden Jokowi.
Ia menilai, Presiden telah mendengarkan pandangan semua pihak termasuk
masukan dari serikat buruh dengan mengeluarkan keputusan tersebut.
Iqbal menambahkan, keputusan Presiden Jokowi sekaligus menjadi momentum bagi
para buruh dan pekerja untuk menjaga persatuan dalam melawan Covid-19.
Ia pun mengatakan, setelah Jokowi menunda pembahasan klaster ketenagakerjaan,
para buruh dan pekerja harus kembali mengatur strategi bersama untuk mencegah
darurat PHK di kala pandemi corona.
Iqbal menambahkan, ke depan Presiden akan mempertimbangkan untuk membahas
ulang klaster ketenagakerjaan di omnibus law RUU Cipta Kerja dengan melibatkan
serikat pekerja dan buruh.
"Hal ini tercermin dari pernyataan presiden yang menyatakan akan mendengarkan
pandangan semua pemangku kepentingan," kata Iqbal.
"Harus ada pembahasan ulang draf RUU Cipta Kerja klaster ketenagakerjaan yang
melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Pembahasan tersebut dilakukan setelah
pandemi corona selesai," lanjut dia.
Sebelumnya Presiden Joko Widodo memutuskan, menunda pembahasan klaster
ketenagakerjaan dalam omnibus law RUU Cipta Kerja.
Hal ini untuk merespons tuntutan buruh yang keberatan dengan sejumlah pasal
dalam klaster tersebut.
Page 227 of 254.

