Page 330 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2020
P. 330

Title          MENAKER IDA MINTA PENGUSAHA KURANGI UPAH, HINDARI PHK
               Media Name     bisnis.com
               Pub. Date      09 April 2020
                              https://ekonomi.bisnis.com/read/20200409/12/1224700/menaker-ida-minta- pengusaha-
               Page/URL
                              kurangi-upah-hindari-phk-
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive














               JAKARTA - Pemerintah meminta dunia usaha meningkatkan efisiensi guna
               menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK).

               Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menuturkan pihaknya menyadari
               saat ini kondisi dunia usaha memang terhambat akibat adanya wabah corona atau
               COVID-19. Meski begitu diharapkan kerjasama pemerintah dan dunia usaha dapat
               menghindarkan pekerja dari PHK.

               "Inilah saatnya pemerintah, pengusaha dan pekerja bekerja sama mencari solusi
               untuk mengatasi dampak COVID-19," kata Ida, Rabu (8/4/2020).

               Sebelum langkah terburuk diambil berupa PHK, Ida meminta pengusaha terlebih
               dahulu melakukan pengurangan upah dan fasilitas pekerja tingkat atas. Lingkupnya
               manajer dan direktur, mengurangi shift kerja, menghapuskan kerja lembur,
               mengurangi jam kerja, mengurangi hari kerja dan meliburkan atau merumahkan
               pekerja secara bergilir untuk sementara waktu.

               "Langkah-langkah alternatif tersebut harus dibahas dahulu dengan serikat buruh
               atau wakil pekerja yang bersangkutan," katanya.


               Berdasarkan data Kemnaker per 7 April 2020, dampak pandemi Covid-19, sektor
               formal yang dirumahkan dan di-PHK melingkupi 39.977 perusahaan. Sektor ini
               mencakup 1.010.579 orang tenaga kerja.

               Rinciannya, sebanyak 873.090 pekerja dan buruh dirumahkan dari 17.224
               perusahaan. Serta 137.489 pekerja dan buruh kena PHK di 22.753 perusahaan.


               Sementara jumlah perusahaan dan tenaga kerja terdampak di sektor informal
               sebanyak 34.453 perusahaan dan jumlah pekerjanya sebanyak 189.452 orang.

               "Total jumlah perusahaan yang merumahkan pekerja dan PHK sebanyak 74.430
               perusahaan dengan jumlah pekerja sebanyak 1.200.031 orang," kata Menaker Ida.

               Menaker Ida menambahkan terkait upaya menghindarkan PHK tersebut, pihaknya
               telah melakukan dialog dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dari



                                                      Page 329 of 394.
   325   326   327   328   329   330   331   332   333   334   335