Page 99 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2020
P. 99

memberikan masukan-masukan, khususnya dari stakeholders terdampak yakni
               buruh.

               Dia menegaskan kembali, bahwa sesungguhnya para buruh juga sadar melihat
               bahwa di Indonesia saat ini masih banyak pengangguran yang menunggu
               kesempatan kerja. Dia juga memahami bahwa situasi ekonomi nasional saat ini
               sedang tertekan karena pandemi virus corona.

               Karenanya Noak mengimbau agar para buruh juga berempati terhadap para pelaku
               usaha, investor dan juga pemerintah. Jika mereka terus merugi, apa lagi mengalami
               goncangan akibat pandemi Covid-19, tidak mungkin mereka terus memaksakan diri
               melanjutkan bisnisnya dan terus menggaji pekerjanya.

               "Adanya aturan baru yang mendorong perbaikan iklim perusahaan, berinvestasi,
               bekerja dan efisiensi birokrasi sangat kita dukung untuk mengembalikan iklim usaha
               menjadi sehat seperti semula pasca Covid-19," katanya.

               1 dari 1 halaman Sempurnakan RUU Omnibus Law Oleh karena itu, pihaknya
               sebagai ketua SPTJR, tidak ingin tergesa-gesa ikut arus menolak omnibus law cipta
               kerja ini. Dia melihat masih ada peluang bagi keterlibatan publik dalam
               penyempurnaan perumusan RUU tersebut.

               "Saya sendiri harus berpikir positif terhadap bangsa ini. Saat inilah adalah ujian
               sesungguhnya bagi rakyat Indonesia, khususnya angkatan kerja produktif, Apakah
               akan memilih status quo dan turut memperburuk situasi, atau turut ambil bagian
               menjadi solusi bagi permasalahan bersama," ujarnya.

               Apa yang disampaikan Noak bukan bermaksud untuk menolak RUU cipta kerja,
               melainkan menginginkan adanya perbaikan dan penyempurnaan transparansi
               kepada publik.

               Tentunya, menurut dia kita semua berharap DPR dapat memberikan peluang luas
               terhadap partisipasi publik. Jika pemerintah tidak memberikan peluang partisipasi
               publik, maka harapannya ada pada DPR sehingga tidak ada asumsi bahwa RUU ini
               hanya pro pengusaha.

               "Sekarang ini kan proses sedang ada di Baleg DPR. Kita melihat masih ada peluang
               bagi elemen masyarakat untuk terlibat dalam penyusunan materi RUU. Sebelumnya
               pemerintah telah abai dalam memperhatikan kepentingan masyarakat publik.
               Semoga DPR tidak melakukan kesalahan yang sama," jelasnya.

               Alasan lain mengapa dia tidak menolak omnibus law ini adalah karena banyak hal
               positif lain yang dimuat dalam omnibus itu. Di antaranya adalah keberpihakan
               terhadap UMKM dan koperasi, serta pemangkasan terhadap jalur-jalur birokrasi
               yang dinilai rawan korupsi . Adanya aturan tersebut akan dapat mendorong
               perbaikan iklim berusaha, berinvestasi, bekerja dan efisiensi birokrasi.




                                                       Page 98 of 394.
   94   95   96   97   98   99   100   101   102   103   104