Page 150 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 NOVEMBER 2019
P. 150
Penempatan melalui skema EPS meliputi lima sektor yaitu manufaktur, konstruksi,
jasa, perikanan, dan pertanian. Hanya saja, hingga saat ini Indonesia baru
menempatkan di sektor manufaktur dan perikanan.
Perundingan pembaharuan dokumen MoU oleh Indonesia dan Korea sendiri telah
berlangsung sejak 2015. Lamanya proses negosiasi disebabkan adanya usulan
revisi/tambahan klausul untuk dapat meningkatkan perlindungan PMI. Sementara
itu, format MoU penempatan EPS ini sudah template untuk ke-16 negara pengirim,
termasuk Indonesia.
"Pada prinsipnya, Indonesia dapat menyetujui substansi teknis di dalam counter-
draft MoU yang telah disampaikan oleh pihak Korsel sebelumnya, tetapi masih
terdapat beberapa poin substansi legal drafting yang perlu mendapatkan
kesepakatan dari kedua belah pihak," ujarnya.
Plt. Dirjen Binapenta dan PKK Kemenaker Aris Wahyudi menambahkan pihaknya
memandang bahwa Pemerintah RI dan Pemerintah Korsel memiliki keinginan yang
sama untuk segera menyelesaikan proses pembaruan dokumen MoU EPS.
Counter-draft MoU dari pemerintah Indonesia telah disampaikan secara resmi
kepada pihak Pemerintah Korsel. Hingga saat ini, Pemerintah Korsel belum
menyampaikan tanggapannya terhadap counter draf MoU dari Indonesia.
"Sebagai upaya untuk percepatan finalisasi pembaruan MoU, Pemerintah Indonesia
melalui Atase Ketenegakerjaan di Korsel telah meminta pihak Ministry of
Employment and Labor of Korea untuk melakukan bilateral meeting secepatnya,"
ujarnya.
Kemenaker.
Page 149 of 193.

