Page 143 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 MEI 2020
P. 143
"Di mana di saat pandemi ini, orang asing tidak boleh masuk ke Indonesia. Begitu
pun sebaliknya, orang Indonesia tidak boleh pergi ke luar negeri. Maka sangat miris
ketika mengetahui 500 TKA justru diizinkan bekerja di Indonesia," kata dia melalui
keterangan tertulis, Senin (4/5).
Dia mengatakan, saat penyebaran wabah virus corona atau covid-19 kian meluas di
Tanah Air pemerintah seyogyanya membatasi kunjungan warga negara asing. Ini
penting demi memutus rantai penyebaran virus asal kota Wuhan yang telah
menyebabkan ratusan orang meninggal dunia.
Di samping itu, wabah ini telah memporak-porandakan kelangsungan bisnis di
berbagai wilayah Indonesia. Imbasnya jutaan tenaga kerja terpaksa dirumahkan
bahkan tak sedikit yang terkena PHK.
Said Iqbal menambahkan, kedatangan 500 TKA asal China telah melanggar status
bencana yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo ( Jokowi ). Selain itu,
melanggar Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
"Alasan Plt Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan
Kerja tidak ada tenaga kerja skills workers serta tidak ada orang Indonesia yang
bersedia bekerja di perusahaan tersebut justru semakin menegaskan adanya
pelanggaran terhadap UU Ketenagakerjaan," terangnya.
Presiden KSPI menilai penjelasan dari Kemenaker hanya mencari-cari alasan. Sebab
di dalam UU Ketenagakerjaan, setiap satu orang TKA wajib ada tenaga kerja warga
negara Indonesia sebagai tenaga pendamping, yang bertujuan untuk alih teknologi
dan alih keahlian dari TKA.
Pun undang-undang tersebut mewajibkan dilaksanakan pendidikan dan pelatihan
kerja bagi tenaga kerja Indonesia sesuai dengan kualifikasi jabatan yang diduduki
oleh TKA tersebut. Dengan demikian, akan terjadi transfer of job dan transfer of
knowledge bagi tenaga kerja dalam negeri.
"Maksudnya, kalau si TKA sudah selesai dalam waktu 2 sampai 3 tahun, akan ada
tenaga kerja asal Indonesia yang bisa menggantikannya. Sehingga pekerjaan yang
tadinya dikerjakan TKA bisa dikerjakan tenaga kerja asal Indonesia," kerasnya.
[idr].
Page 142 of 184.

