Page 148 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 MEI 2020
P. 148

Title          500 PEKERJA CHINA DITUNDA MASUK RI, INI ALASANNYA
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      05 Mei 2020
                              https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/5002960/500-pekerja-ch ina-ditunda-
               Page/URL
                              masuk-ri-ini-alasannya
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               Jakarta  -  Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memutuskan menunda
               rencana kedatangan 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China ke Sulawesi
               Tenggara. Penundaan dilakukan hingga keadaan normal dan dinyatakan aman.


               Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah disebut telah menginstruksikan kepada Plt
               Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja
               (Binapenta) Aris Wahyudi untuk memerintahkan PT Virtue Dragon Nickel Industry
               dan PT Obsidian Stainless Steel di Konawe menunda kedatangan ratusan TKA dari
               China.

               "Kita putuskan untuk menunda rencana kedatangan 500 TKA sebagai upaya
               memutus mata rantai penyebaran pandemi COVID-19," ujar Kepala Biro Humas
               Kemnaker, R. Soes Hindharno dalam keterangannya, Selasa (5/5/2020)  Soes juga
               mengatakan Kemenaker sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat
               terkait masalah TKA ini. Dia juga menerangkan penundaan kedatangan ratusan TKA
               Cjina ini adalah usulan dari Gubernur Sulawesi Tenggara dan Ketua DPRD Sulawesi
               Tenggara.

               Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama
               DPRD sepakat menolak rencana kedatangan 500 TKA asal China. Gubernur Sultra Ali
               Mazi menilai suasana kebatinan masyarakat belum bisa menerima para TKA China
               ini.

               "Meskipun rencana kedatangan TKA tersebut merupakan kebijakan pemerintah
               pusat dan sudah melalui mekanisme protokol COVID-19, namun suasana kebatinan
               masyarakat di daerah belum ingin menerima kedatangan TKA," ujar Ali di Kendari,
               seperti dilansir Antara, Rabu (29/4/2020).

               Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sultra Muhammad Endang menegaskan semua
               pimpinan DPRD siap membuat pernyataan resmi yang ikut ditandatangani Gubernur
               dan Forkopimda Sultra, guna meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) membatalkan
               kebijakan tersebut.


               "Kami akan menggelar sidang paripurna untuk mengirim surat ke presiden agar
               membatalkan rencana kebijakan izin kedatangan 500 TKA tersebut," ujar Muh
               Endang.


               (hns/hns)



                                                      Page 147 of 184.
   143   144   145   146   147   148   149   150   151   152   153