Page 152 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 MEI 2020
P. 152

Title          PENGUSAHA WAJIB BAYAR THR SESUAI PERMENAKER, KENDATI COVID-19 BELUM
                              BERAKHIR
               Media Name     pikiran-rakyat.com
               Pub. Date      05 Mei 2020
                              https://www.pikiran-rakyat.com/bandung-raya/pr-01377047/pengusaha-waji b-bayar-thr-
               Page/URL
                              sesuai-permenaker-kendati-covid-19-belum-berakhir
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive
















               Kendati pandemi  Covid  -19 belum berakhir, seluruh perusahaan harus tetap
               mematuhi Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No. 6/2016 tentang
               Tunjangan Hari Raya (  THR  ) Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.
               Dalam pasal 5 ayat (4) disebutkan bahwa  THR  pekerja/buruh wajib dibayarkan
               pengusaha paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan.

               "  THR  sudah diatur dalam Permenaker No. 6/2016 dan harus dipatuhi seluruh
               perusahaan/industri," tutur Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (
               Disnakertrans  ) Provinsi  Jawa Barat  (Jabar), Mochamad Ade Afriandi, di Bandung,
               Selasa 5 Mei 2020.


               Berdasarkan pasal 3 ayat (1a), pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 12
               bulan atau setahun secara terus menerus atau lebih, diberikan  THR  sebesar 1
               bulan gaji. Sementara ayat (1b) menjelaskan, pekerja/buruh yang masa kerjanya
               kurang dari 12 bulan, diberikan  THR  secara proporsional sesuai masa kerja.

               Perhitungannya, masa kerja dikali 1 bulan gaji, kemudian dibagi 12 (bulan).
               Sementara bagi tenaga kerja kontrak yang habis kontraknya beberapa hari sebelum
               Ramadan  , menurut dia, tidak berhak atas  THR  .

               Perusahaan yang melanggar ketentuan tersebut akan mendapat sanksi sesuai
               dengan pasal 10 ayat (1). Di dalamnya disebutkan, pengusaha yang terlambat
               membayar  THR  , akan dikenakan denda sebesar 5% dari total  THR  yang harus
               dibayar sejak berakhirnya batas waktu kewajiban pengusaha untuk membayar.

               Akan tetapi, sesuai ayat (2), pengenaan denda itu tidak akan menghilangkan
               kewajiban pengusaha untuk tetap membayar  THR  kepada pekerja. Sedangkan
               berdasarkan pasal 11, pengusaha yang tidak membayar  THR  akan dikenakan
               sanksi administratif, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

               "  Disnakertrans  Jabar sudah menyediakan sejumlah saluran pengaduan kepatuhan
               membayar  THR  dan upah saat pandemi  Covid  -19," ujarnya.




                                                      Page 151 of 184.
   147   148   149   150   151   152   153   154   155   156   157