Page 35 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 08 NOVEMBER 2019
P. 35
Lelaki itu kemudian mengenakan kembali pakaiannya.
Tidak berhenti di situ, kejadian berulang terus terjadi pada hari-hari berikutnya.
Puan bahkan bersikap kasar pada N karena tidak mau menuruti perintahnya
berhubungan badan.
Ia memaksa N dan melakukan tindakan kekerasan.
Setiap menolak, N selalu dipecut menggunakan sebuah alat semacam lidi berukuran
besar.
N menyebut, memar akibat pecutan itu masih membekas di bagian pundaknya.
"Tapi alhamdulillahnya tidak sampai terjadi (tindak pelecehan). Saya mencoba
menjaga kehormatan saya," ucap dia.
Selama tiga hari bekerja di Hongkong itu, N mengaku batinnya tersiksa.
Ia kemudian mengadukan kejadian yang dialaminya kepada PT yang
memberangkatkannya bisa dipulangkan ke Indonesia.
Nahas, permintaan N itu mendapat respons tidak baik dari pihak PT.
N diminta untuk membayar ganti rugi sebesar Rp 30 juta jika ingin kembali ke
Indonesia.
"Selama saya bisa selamat bisa pulang ya sudah saya bilang ke keluarga untuk bawa
uang ke PT, tapi baru dibayarkan Rp 20 juta. Saya terus diizinkan untuk pulang,"
ucapnya.
N mengatakan kejadian itu menimbulkan luka batin yang mendalam dan trauma
pada dirinya.
Ia bahkan mengaku tidak ingin lagi kembali bekerja ke luar negeri.
"Saya punya harga diri, saya ingin mencari nafkah yang halal bukan untuk menjual
harga diri saya. Saya trauma Mas," ucapnya.
Page 34 of 135.

