Page 60 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 08 NOVEMBER 2019
P. 60
Chairul.
Menurut Chairul, PKT di Kulon Progo merupakan rangkaian safari produktivitas ke
berbagai daerah bentuk komitmen nyata BBPP Kemnaker, dalam meningkatkan
produktivitas masyarakat Indonesia, terutama kegiatan pelatihan di sektor informal,
yaitu masyarakat yang sedang merintis UKM dan yang telah memiliki UKM.
"Setelah pelatihan, mereka akan mendapatkan pendampingan terintegrasi melalui
coaching dan mentoring untuk memastikan keberlangsungan pelatihannya berupa
keberhasilan peserta pelatihan mendirikan usaha, " ujarnya.
Chairul mengatakan, dengan menurunnya pengangguran 50 ribu orang setahun
terakhir, maka hal ini sejalan dengan Tingkat Penganguran Terbuka (TPT) yang turun
menjadi 5,01 persen pada Februari 2019. Dengan jumlah kelompok usia produktif
yang cukup tinggi, Indonesia sedang mengalami bonus demografi, dan ini menjadi
aset pemerintah untuk meningkatkan kualitas produktivitas perekonomian.
"Saat ini merupakan waktu yang tepat untuk segera melakukan pembangunan dan
menciptakan SDM yang unggul, produktif dan berdaya saing dalam berwirausaha.
Salah satunya melalui program PKT, " kata Chairul.
Untuk menjamin keberhasilan dan keberlangsungan pelatihan, Wakil Bupati Kulon
Progo, Sutedjo mengimbau masyarakat yang telah memilih pelatihan batik sebagai
bidang usahanya, agar tetap konsisten dan komitmen untuk selalu meningkatkan
dan mengembangkan usahanya.
Sutedjo menambahkan, program pelatihan kewirausahaan terintegrasi hasil kerja
sama berbagai pihak ini akan memiliki efek signifikan dalam meingkatkan
produktivitas masyarakat Kulon Progo.
"Kegiatan ini diharapkan berdampak pada meningkatnya jumlah tenaga kerja dan
berkurang nya tingkat pengangguran, " ujarnya.
Page 59 of 135.

