Page 67 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 AGUSTUS 2019
P. 67

Title          LPSK REKOMENDASIKAN PELAKU TPPO TAK DIBERI REMISI DAN BAYAR GANTI RUGI
               Media Name     antaranews.com
               Pub. Date      05 Agustus 2019
                              https://www.antaranews.com/berita/995316/lpsk-rekomendasikan-pelaku-tp po-tak-
               Page/URL
                              diberi-remisi-dan-bayar-ganti-rugi
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Jakarta - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengajukan rekomendasi
               agar para pelaku tindak pidana perdagangan orang tidak mendapatkan haknya

               sebagai narapidana berupa remisi sebelum melakukan kewajiban membayar
               restitusi atau ganti rugi kepada korbannya.

               "Secara eksplisit LPSK merekomendasikan terpidana pelaku perdagangan orang
               jangan diberi remisi kalau tidak membayar restitusi. Restitusi adalah hak korban
               tindak pidana perdagangan orang," ungkap Wakil Ketua LPSK Antonius PS Wibowo
               di kantor LPSK di Cijantung, Jakarta Timur, Senin.

               Menurut catatan yang dimiliki LPSK, lembaga itu sudah mengajukan ganti rugi
               korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) pada periode 2015-2018 sebesar
               Rp15,423 miliar. Namun pengadilan hanya memutuskan Rp5,128 miliar dan yang
               dibayarkan kepada korban hanya Rp922 juta.

               Kenyataan tersebut, menurut Wibowo, membuat diperlukannya advokasi bersama

               supaya penegak hukum semakin sadar dengan hak korban TPPO.

               Sedikitnya jumlah realisasi pembayaran ganti rugi kepada korban, meski pengadilan
               sudah memutuskan jumlahnya adalah juga karena belum adanya petunjuk teknis
               sita aset pelaku yang sudah dipidana karena perdagangan manusia.

               Di UU TPPO pasal 48-50 sebetulnya ada amanat undang-undang yang mengatakan
               bahwa harta terpidana pelaku TPPO boleh disita untuk membayar restitusi kepada
               korban.

               "Itu yang juknisnya belum selesai dibahas," ujarnya merujuk kepada UU Nomor 21

               Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

               Selama periode 2015-2019, LPSK sudah menangani 318 korban TPPO dengan 215 di
               antaranya adalah perempuan dan 53 berusia di bawah umur.



                                                       Page 66 of 78.
   62   63   64   65   66   67   68   69   70   71   72