Page 71 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 AGUSTUS 2019
P. 71

Title          PHTT AKHIRNYA DIDAFTARKAN KE BPJS KETENAGAKERJAAN
               Media Name     gatra.com
               Pub. Date      05 Agustus 2019
                              https://www.gatra.com/detail/news/435329/lifestyle/phtt-akhirnya-didaf tarkan-ke-bpjs-
               Page/URL
                              ketenagakerjaan
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive

               PHTT AKHIRNYA DIDAFTARKAN KE BPJS KETENAGAKERJAAN

               Tanjung Jabung Timur, Keberadaaan Pegawai Harian Tidak Tetap (PHTT), di
               Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur akhirnya mendapat perhatian lebih. Para
               PHTT ini didaftarkan Pemkab ke Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS)
               Ketenagakerjaan.

               Staf Ahli Ekonomi dan Pemerintahan Setda Tanjung Jabung Timur, Irwanto mengatakan
               PHTT perlu diberikan perlindungan dan kesejahteraan. Untuk itu, perlu adanya jaminan
               sosial bagi mereka. Untuk itu, seluruh Kepala OPD diminta untuk mengikutsertakan
               PHTT-nya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. "Ini seluruhnya, tanpa terkecuali,"
               katanya Senin (5/8).

               Sementara itu, Pjs Kepala Kantor Cabang Perintis (KKCP) BPJS Ketenagakerjaan
               Tanjung Jabung, Awaludin Al Faqih menyatakan sangat mengapresiasi langkah
               Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Karena Pemkab sudah mau
               mendaftarkan seluruh pegawai honorernya ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

               "Banyak manfaat yang nantinya akan diperoleh para PHTT ini setelah terdaftar ke BPJS
               Ketenagakerjaan," katanya.

               Dijelaskannya, PHTT ini nantinya akan mendapatkan program manfaat dari BPJS
               ketenagakerjaan, yaitu program jaminan kecelakaan kerja dan program jaminan
               kematian. Sehingga, jika ada honorer yang mengalami kecelakaan kerja, maka untuk
               biaya rumah sakit akan ditangung oleh BPJS secara unlimited.

               "Jika peserta BPJS Ketenagakerjaan itu mengalami kecelakaan kerja hingga
               menyebabkan meningal dunia, maka peserta ini akan mendapatkan 48 kali gaji. Namun
               bila peserta itu hanya meninggal biasa, akan mendapatkan sebesar Rp24 juta," ia
               menjelaskan.

               Awaludin juga menyebutkan, ia sangat berharap, tidak hanya OPD dan honorer saja,
               guru, PNS dan perangkat kecamatan kalau bisa juga dapat diikutsertakan sebagai
               peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sebab ke depannya, pihaknya berencana akan
               meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, dengan menambah program jaminan
               hari tua.

               "Harapan kita juga lebih kepada pekerja masyarakat mandiri, seperti nelayan, pedagang
               maupun tukang ojek menjadi peserta. Karena mereka mempunyai hak yang sama
               dengan PNS maupun PHTT," ucapnya.







                                                       Page 70 of 78.
   66   67   68   69   70   71   72   73   74   75   76