Page 285 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 NOVEMBER 2021
P. 285

2021  tentang  Pengupahan  tertanggal  2  Februari  2021,  penetapannya  paling  lambat  21
              November 2021.
              Menurut Gubernur besaran nilai UMP Sumut 2022 harus dibahas terlebih dahulu antara Pemprov,
              pengusaha  (asosiasi  pengusaha)  dan  buruh/pekerja  (serikat  buruh/pekerja).  Sebab  ada
              mekanisme  penetapannya,  yakni  mempertimbangkan  pendapatan  daerah,  inflasi  dan
              pertumbuhan ekonomi Sumut. Ia berjanji akan memberi yang terbaik.

              "Ini nanti dihitung dulu, bukan main sembarang-sembarang saja. Yang penting kalian beri tahu
              kepada  seluruh  masyarakat,  yakinkan  akan  memberikan  yang  terbaik,"  ujar  Edy  menjawab
              wartawan di Medan, Senin (1/11).

              Lebih  lanjut  diharapkannya  agar  pendapat  pengusaha  dan  pekerja  bisa  sinkron  dalam
              pembahasan nilai UMP. Sehingga ada azas keadilan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

              Edy Rahmayadi juga belum bisa memastikan naik, tetap atau malah turun UMP Sumut 2022.
              Soal itu menurutnya tergantung pada pembahasan nantinya. Diketahui UMP Sumut 2021 sebesar
              Rp 2.499 juta.

              "Tergantunglah di situ, tau-tau malah turun kan bisa jadi nanti kalau dihitung, kan tak bisa juga
              dipastikan itu. Kau paksakan naik semua, perusahaannya tutup, PHK semua nanti," ujarnya.

              Senada  dengan  Gubernur  Edy,  Kepala  Dinas  Tenaga  Kerja  Sumut  Baharuddin  Siagian
              mengatakan sebenarnya sudah mulai dilakukan pembahasan awal penentuan UMP Sumut 2022.
              Baharuddin  mengatakan  pembahasan  masih  berproses  dan  tetap  melibatkan  ketiga  pihak
              (tripartit) yakni Pemprov, pengusaha dan pekerja. "Kita ingin mencari yang terbaik seperti yang
              disampaikan gubernur tadi," kata Bahar. (A13/d) Penulis : Redaksi Sumber : Koran SIB.








































                                                           284
   280   281   282   283   284   285   286   287   288   289   290