Page 287 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 NOVEMBER 2021
P. 287
Syarat pertama bagi calon penerima BSU haruslah warga negara Indonesia yang merupakan
peserta aktif Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) atau BPJS ketenagakerjaan hingga
Juni 2021.
Pendapatan perbulan yang dihasilkan tidak boleh melewati nominal Rp 3,5 juta, dengan catatan
tertentu pada beberapa wilayah.
“Khusus pekerja di wilayah dengan UMP atau UMK di atas Rp 3,5 juta, batas maksimal
pendapatan menjadi sebesar UMK,” tulis keterangan @kemenkominfo.
Nantinya pendapatan UMK akan dibulatkan menjadi nominal ratusan ribu penuh sebagai berikut.
“Misal UMK Kab.Karawang sebesar Rp4,798,312 dibulatkan menjadi Rp4,8 juta,” lanjut
keterangan.
Kemnaker juga menyebut syarat calon penerima BSU haruslah bekerja di wilayah yang
melaksanakan PPKM level 3 dan level 4 sesuai ketentuan pemerintah. Bantuan Subsidi Upah
menyasar para pekerja dari sektor industri konsumsi, transportasi, properti, real estate, hingga
perdagangan dan jasa.
“Kecuali pendidikan dan kesehatan, sesuai klasifikasi data sektoral BPJSTK,”terangnya.
Kemnaker sendiri menggunakan data calon penerima bantuan sesuai database milik BPJS
Ketenagakerjaan. Bagi masyarakat yang memenuhi syarat calon penerima BSU, dapat lanjut
melakukan proses aktivasi akun.
Proses pendaftaran akun mengharuskan masyarakat menginput kode OTP sebagai langkah
aktivasi. Perlu diingat bahwa kombinasi kode OTP bersifat rahasia, selain pendaftar tidak boleh
pihak lain mengetahuinya.
Kode OTP akan dikirim melalui nomor handphone yang diregistrasikan pada form pendaftaran.
Lengkapi akun dengan foto profil, pastikan informasi pendaftar memang valid, cantumkan pula
status pernikahan serta tipe lokasi.
Segera masuk ke dalam akun dan periksa status penerimaan BSU, apabila masih memiliki
pertanyaan dapat menghubungi contact center Kemnaker 1500630.***
286

