Page 143 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 APRIL 2020
P. 143
serta Pengadaan Barang dan Jasa untuk Percepatan Penanganan Coronavirus
Disease 2019 (Covid-19).
Sebelumnya, Menteri Tenaga Kerja (Menaker), Ida Fauziyah berharap pekan
pertama April ini Kartu Prakerja sudah dapat disalurkan kepada penerima program
manfaat.
Kartu tersebut menyasar pekerja yang di rumahkan tanpa diupah, pekerja terkena
pemutusan hubungan kerja (PHK), pekerja migran serta pelaku usaha mikro, kecil
dan menengah (UMKM) yang terdampak dari kondisi pandemi virus corona (Covid-
19).
"Kartu Prakerja mudah-mudahan bisa diserahkan bulan April ini, dan ini akan
dirataskan sore ini. Saya berharap minggu ini akan disalurkan," kata dia ketika
dihubungi Kompas.com, Senin (6/4/2020).
Kartu Prakerja dari pemerintah ini merupakan insentif bagi para pekerja yang
terkena imbas PHK atau di rumahkan oleh perusahaannya dan juga pelaku usaha
yang sedang lesu.
Anggaran untuk peningkatan kemampuan atau kompetensi (vokasi) para tenaga
kerja yang tidak bekerja lebih besar. Namun, menurut Ida, dengan kondisi saat ini
pemerintah pun mengubah alokasi anggaran vokasi tenaga kerja ke insentif.
Pasalnya, untuk diadakan pelatihan kompetensi saat ini pemerintah pun berinisiatif
mengubah metode dengan cara daring (online) atau login Kartu Prakerja .
"Jadi program Kartu Pra Kerja sudah menyesuaikan dengan kondisi Covid-19 ini kan.
Kalau dulu, biaya peningkatan untuk kompetensi itu lebih besar, insentifnya kecil.
Sekarang dibalik, insentifnya lebih besar selama 4 bulan diberikan insentif,
kemudian biaya pelatihannya atau kompetensinya lebih kecil," jelas dia.
Ida menambahkan, pihaknya sedang mengkaji pelatihan-pelatihan secara online dan
mulai melakukan pendataan lembaga-lembaga yang ingin terlibat melatih tenaga
kerja melalui online serta jumlah tenaga kerja yang akan divokasi.
(Sumber: /Ade Miranti Kurnia | Editor: Bambang P. Jatmiko).
Page 142 of 234.

