Page 147 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 APRIL 2020
P. 147
(PMO) akan memberikan penilaian terhadap biodata dan pengalaman kerja di
masing-masing akun yang sudah mendaftar.
Perlu diketahui, PMO nantinya menjalankan program ini secara penuh, termasuk
menentukan Balai Latihan Kerja (BLK) yang akan menjalankan pelatihan kerjanya.
Jika dari hasil tes atau penilaian sudah dilakukan, nantinya akan ada notifikasi ke
email yang didaftarkan pada akun mengenai keterima atau tidaknya. Namun
demikian, bagi yang tidak diterima bisa mendaftar kembali menggunakan akun yang
sudah ada. Pendaftar cukup memilih batch atau tahap selanjutnya, dan tinggal
menunggu notifikasi di email untuk persetujuan mendapatkan Kartu Pra Kerja.
Mengenai syarat atau kriteria pesertanya, merupakan WNI berusia di atas 18 tahun,
tidak sedang menjalani pendidikan formal, korban pemutusan hubungan kerja
(PHK), pekerja yang ingin meningkatkan keterampilan, dan diprioritaskan untuk
pencari kerja usia muda.
Pendaftaran baru akan dibuka pada awal April 2020. Pada tahap awal ini, baru ada
empat wilayah yang akan mengimplementasikan Kartu Pra Kerja, yakni Bali,
Kepulauan Riau, Sulawesi Utara, dan Surabaya.
Program Kartu Pra Kerja untuk 5,6 juta peserta dengan total anggaran Rp 20 triliun.
Selama pandemi corona, peserta akan mendapat manfaat sebesar Rp 3.550.000 per
orang, rinciannya adalah bantuan pelatihan sebesar Rp1.000.000, insentif
penuntasan pelatihan sebesar Rp 600.000 per bulan selama empat bulan, dan
insentif survei kebekerjaan sebesar Rp 150.000.
Setelah pandemi selesai, maka manfaat yang diterima akan kembali ke besaran Rp
650.000 per orang yang terdiri dari Rp 500.000 uang pelatihan dan Rp 150.000
merupakan uang survei kebekerjaan.
(hek/das)
Page 146 of 234.

