Page 156 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 APRIL 2020
P. 156
pemerintah menetapkan dua kelompok penerima manfaat kartu pra kerja. Pertama
kelompok formal, adalah mereka para tenaga kerja yang di PHK dan yang di
rumahkan. Kemudian kedua, kelompok informalialah, masyarakat yang memiliki
usaha kecil dan menengah yang terkena dampak Covid-19.
"Untuk kelompok kedua didata oleh Dinas Koperasi dan UMKM. Sedangkan
kelompok pertama apakah mereka akan dapat menerima manfaat kartu tersebut
atau tidak, diputuskan oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Apalagi
ada beberapa persyaratan agar masyarakat bisa menerima manfaat kartu itu, yakni
itu berusia diatas 18 tahun, tidak sedang kuliah atau melakukan pendidikan formal.
Lalu jika pencari kerja,maka melampirkan surat pencari kerja. Sedangkan bagi
karyawan yang di rumahkan maka melampirkan surat keterangan di rumahkan atau
di PHK dari perusahaan. Kemudian data diri yaitu nama, alamat, NIK dan email.
Setelah itu, prosesnya nanti kita induknya Kemenaker. Kami submit sesuai form
yang sudah memenuhi syarat. Kalau yang UMKM langsung ke dinas terkait," papar
Sudoto.
Lebih lanjut ditambahkan, jika disetujui usulan yang disampaikan nantinya, maka
penerima manfaat kartu pra kerja ini, akan mendapatkan total biaya sekitar Rp.
3.550 juta. "Biaya itu untuk pelatihan online sebesar Rp. 1 juta, santunan selama
empat bulan sebesar Rp. 600 dan survey Rp. 150 ribu," tutup Sudoto.
Page 155 of 234.

