Page 77 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 AGUSTUS 2019
P. 77

Title         PEMERINTAH DIMINTA SEGERA ATASI MASALAH INDUSTRI TEKSTIL
                Media Name    bisnis.com
                Pub. Date     12 Agustus 2019
                              https://ekonomi.bisnis.com/read/20190812/257/1135572/pemerintah-dimint a-segera-
                Page/URL
                              atasi-masalah-industri-tekstil
                Media Type    Pers Online
                Sentiment     Negative





               JAKARTA - Asosiasi Pertekstilan Indonesia menyatakan ribuan tenaga kerja di sektor
               tekstil dirumahkan akibat perusahaan tempat mereka bekerja tidak mampu menjual
               produk ke pasaran.
               Wakil Sekretaris Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jawa Barat Rizal Tanzil
               mengatakan bahwa saat ini tengah terjadi gelombang pemutusan hubungan kerja
               (PHK) di industri tekstil Jawa Barat, khususnya di wilayah Bandung Raya.

               "Laporan dari anggota kami per Juli kemarin, total sudah 36.000 karyawan yang
               dirumahkan," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (12/8/2019).

               Pemberhentian tenaga kerja ini sebagai imbas upaya perusahaan untuk bisa
               bertahan dengan cara menurunkan produksi. Rizal mengatakan banyak perusahaan
               yang tingkat utilisasinya hanya 30% hingga 40%. Bahkan beberapa sudah ada yang
               setop produksi seluruhnya, terutama segmen IKM (industri kecil dan menengah).

               API Jawa Barat meminta pemerintah segera mengambil tindakan penyelamatan
               untuk mempertahankan eksistensi sektor tekstil dan produk tekstil (TPT) di Jawa
               Barat.

               Ketua Umum Ikatan Ahli Tekstil Seluruh Indonesia (IKATSI) Suharno Rusdi
               mengatakan, selain ribuan pekerja yang berharap dapat kembali bekerja di
               perusahaan-perusahaan yang telah merumahkannya, jutaan lainnya berharap
               pemerintah segera menyelamatkan industri tekstil dan produk tekstil nasional.

               Dia menilai kondisi industri TPT saat ini sedang sekarat, sehingga perlu perhatian
               pemerintah. Berdasarkan laporan anggota Ikatsi di berbagai daerah, PHK yang
               terjadi disebabkan setok hasil produksi di perusahaan sudah lebih dari 3 bulan tidak
               dapat terjual, sehingga banyak perusahaan modal kerjanya tertahan dan tidak dapat
               membeli bahan baku.

               "Barang impor membanjiri pasar, produsen lokal tidak dapat jual, tidak ada
               pesanan," kata Harno.

               Ikatsi meminta pemerintah segera turun tangan menyelamatkan industri yang
               berperan sebagai penyerap tenaga kerja dan penghasil devisa bersih bagi negara.
               "Ada sekitar 3 juta tenaga kerja di sektor tekstil yang harus segera diselamatkan,"
               katanya.



                                                       Page 76 of 89.
   72   73   74   75   76   77   78   79   80   81   82