Page 162 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 APRIL 2020
P. 162
Title PENGUSAHA JANJI TETAP BAYAR THR, TAPI HARAP BERSABAR
Media Name detik.com
Pub. Date 28 April 2020
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/4994084/pengusaha-janj i-tetap-bayar-
Page/URL
thr-tapi-harap-bersabar
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Bulan puasa sudah tiba, penantian tunjangan hari raya ( THR ) di akhir
bulan ini masih bikin waswas. Para pengusaha pun mengaku kebanyakan dari
mereka tidak kuat lagi membayar THR untuk Lebaran tahun ini.
Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Sarman Simanjorang
mengatakan meskipun pengusaha tak mampu membayar THR untuk Lebaran,
pihaknya mengatakan tidak akan melepas tanggung jawab membayar THR ke para
pekerjanya.
Sarman mengatakan THR ini adalah tanggung jawab para pengusaha di dalam
undang-undang maka harus dilaksanakan. Namun, dengan adanya dampak virus
Corona , dia meminta pekerja mau diajak bicara untuk mencari solusi bersama.
"THR ini tetap tanggung jawab kami para pengusaha dan ini diatur di undang-
undang. Kami nggak akan lari dari itu. Tapi ingat kan ini ada kejadian luar biasa
membuat pengusaha terpuruk, jadi kita mesti cari solusi bersama," ungkap Sarman
kepada detikcom , Selasa (28/4/2020).
"Komitmen kami membayar tetap jalan," tegasnya.
Sarman menegaskan THR akan dibayarkan, namun mungkin tidak pada saat
Lebaran tahun ini. Dia mengatakan para pengusaha berkomitmen membayar THR
apabila kondisi sudah membaik.
"Tanggung jawab kita masih akan kami jalankan tapi mungkin belum saat ini, hanya
timing waktu saja. Mungkin setelah keuangan perusahaan memungkinkan baru kami
bisa," jelas Sarman.
"Toh situasi begini kan baru tahun ini kami lakukan kok THR tiap tahun," lanjutnya.
Sarman mengatakan selama virus Corona masih mewabah, dunia usaha akan terus
kesulitan. Dia bercerita banyak perusahaan yang keuangannya kacau karena omzet
yang makin tipis. Maka itu kebanyakan perusahaan tidak mampu membayar THR.
"Selama COVID masih ada kami jelas kesulitan. Kan memang banyak yang sama
sekali berhenti omzet turun lebih 80% cashflow jadi kacau, sejauh ini kebanyakan
Page 161 of 261.

