Page 216 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 APRIL 2020
P. 216
Title RAGAM KEBIJAKAN PENGUSAHA HADAPI OMBAK PHK IMBAS DARI VIRUS CORONA
Media Name tribunnews.com
Pub. Date 28 April 2020
https://www.tribunnews.com/bisnis/2020/04/28/ragam-kebijakan-pengusaha -hadapi-
Page/URL
ombak-phk-imbas-dari-virus-corona
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila , JAKARTA - Adanya kebijakan
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan anjuran social distancing
menyebabkan perlambatan ekonomi karena menurunnya konsumsi masyarakat.
Pengusaha atau manajemen bisnis perusahaan melakukan sejumlah kebijakan untuk
bisa menghadapi ombak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) imbas dari corona
(Covid-19).
PT Fast Food Indonesia Tbk, perusahaan pemegang hak lisensi restoran waralaba
KFC misalnya, yang akan memangkas gaji para karyawan setelah sebelumnya
merumahkan 450 karyawan.
"Penyesuaian beban upah dilakukan dengan mekanisme penurunan dan penundaan
beban upah ber Tak hanya sektor swasta, Covid-19 juga memberikan dampak pada
perusahaan BUMN Garuda Indonesia yang memangkas gaji direksi dan karyawan
selama masa sulit ini.
"Pemotongan gaji dilakukan secara proporsional dari level direksi hingga staf mulai
dari 10 persen untuk level staf hingga 50 persen untuk direksi," ujar Direktur Utama
Garuda, Irfan Setiaputra, 17 April silam.
Sementara itu, PT Sarimelati Kencana Tbk, pemilik lisensi restoran waralaba Pizza
Hut di Indonesia menyatakan tidak mengambil kebijakan PHK meskipun penjualan
turun signifikan.
"Hingga saat ini perusahaan masih mengupayakan operasional seoptimal mungkin
dengan tetap memperhatikan aturan pemerintah," Corporate Secretary Sarimelati
Kencana Kurniadi Sulistyomo dalam keterangan.
Adapun PT HM Sampoerna Tbk juga menegaskan komitmen dan prioritasnya
terhadap karyawan selama masa sulit pandemi Covid-19 .
Presiden Direktur Sampoerna, Mindaugas Trumpaitis mengatakan, Sampoerna
secara konsisten mewujudkan apa yang tertuang dalam visi perusahaan yaitu
Falsafah Tiga Tangan Sampoerna.
Page 215 of 261.

