Page 5 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 09 OKTOBER 2019
P. 5
Title KEMENTERIAN PPPA RESMIKAN RUMAH PERLINDUNGAN PEKERJA PEREMPUAN DI BINTAN
Media Name sindonews.com
Pub. Date 09 Oktober 2019
https://nasional.sindonews.com/read/1446878/15/kementerian-pppa-resmik an-rumah-
Page/URL
perlindungan-pekerja-perempuan-di-bintan-1570565361
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak resmikan Rumah
Perlindungan Pekerja Perempuan (RP3) di Bintan, Kepulauan Riau. Peresmian ini
dilakukan setelah sebelumnya Kementerian PPPA bekerja sama dengan 5 Kawasan
Industri terbesar di Indonesia menginisiasi model RP3 dan telah dilakukan
Penandatanganan MoU dengan kawasan industri antara lain, di Cakung, Karawang,
Cilegon, Pasuruan dan Bintan. Saat ini beberapa RP3 yang sudah diresmikan oleh
Menteri PPPA, Yohana Yembise diantaranya di PT KBN, Cakung dan PT KIIC,
Karawang.
Kementerian PPPA mengharapkan dengan adanya RP3 akan ada data laporan
pelanggaran norma terhadap perempuan di tempat kerja. Apalagi, berdasarkan data
dari Kementerian Perindustrian, hingga 2018 terdapat 24.425 Perusahaan di
Indonesia, namun selama ini belum ada data mengenai pelanggaran norma
terhadap pekerja perempuan termasuk tindak kekerasan dan pelecehan seksual
ditempat kerja.
Menteri PPPA, Yohana saat meresmikan RP3 di Bintan Inti Industrial Estate (BIIE),
Bintan, Kepulauan Riau mengungkapkan selama ini ada pola relasi kuasa dalam
lingkup tempat kerja sehingga membuat pekerja perempuan kurang memiliki
keberanian untuk melaporkan tindak kekerasan, diskiriminasi yang dialami di tempat
kerja ditambah dengan adanya rasa takut, rasa malu, tidak tahu harus kemana
mengadu, dan lain-lain."Emansipasi perempuan di tengah dinamisnya kehidupan
menjadi suatu hal yang tidak bisa dihindari lagi. Terbukti dengan semakin
meningkatnya pertumbuhan jumlah pekerja perempuan setiap tahun. Namun, hal ini
tidak diiringi dengan pemenuhan hak yang setara bagi para pekerja perempuan
bahkan, masih banyak dijumpai adanya diskriminasi dan kekerasan dalam
ketenagakerjaan dan pekerja perempuanlah yang banyak menjadi korban," ujar
Yohana, Selasa (8/10/2019).
Sehingga, kata Yohana diharapkan dengan adanya RP3 bisa menjadi wadah untuk
memerdekakan hak pekerja perempuan. "Melihat jumlah pekerja perempuan di BIIE
yang mencapai 54%, maka keberadaan RP3 ini menjadi upaya yang tepat dalam
rangka menguatkan upaya perlindungan pekerja perempuan yang sudah ada serta
Page 4 of 66.

