Page 6 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 09 OKTOBER 2019
P. 6
memberi ruang kolaborasi lintas sektor dalam penanganan masalah kekerasan yang
dialami pekerja perempuan di kawasan industri," tambahnya.
Sementara itu, General Manager Bintan Inti Industrial Estate (BIIE), Aditya
Laksamana mengatakan kehadiran Menteri Yohana menjadi sebuah kebanggaan
bagi pihaknya terlebih untuk meresmikan RP3 di PT BIIE. Di Kawasan BIIE terdapat
17 perusahaan dengan total pekerja sebanyak 4.414 yang mana 50% atau
sebanyak 2334 merupakan pekerja perempuan, dan sebanyak 48% merupakan level
managemen.
"Kami merasa mendapat dukungan nyata dengan kehadiran RP3, ini merupakan
perhatian yg besar bagi kami khususnya pekerja perempuan. Mengingat banyaknya
pekerja perempuan di Kawasan BIIE, RP3 ini menjadi sangat penting untuk
melindungi hak pekerja perempuan," ujarnya.
Aditya menuturkan pihaknya tak lupa menyampaikan terima kasih atas dukungan
yang luar biasa baik dari Dinas PPPA di Provinsi dan Kabupaten dalam
menyosialiasikan pentingnya perlindungan terhadap pekerja perempuan dan
terwujudnya RP3 ini. Menurutnya pekerja perempuan menjadi elemen penting dari
keberhasilan dan kesuksesan BIIE.
"Untuk itu, besar harapan agar RP3 dapat menjadi wadah bagi pekerja perempuan
untuk mendapatkan perlindungan," kata dia.
Selain itu, Bupati Bintan, Apri Sujadi menyampaikan apresiasi kepada Kementerian
PPPA dan PT BIIE yang telah menginisiasi keberadaan RP3. "Ini adalah wujud
komitmen pemerintah pusat yang kemudian dilanjutkan pemerintah daerah dan
pihak BIIE. Kehadiran RP3 menjadi bentuk komitmen luar biasa dari BIIE yang
didorong oleh Kemen PPPA untuk sungguh-sungguh dalam memberikan
perlindungan bagi pekerja perempuan," tutur Apri.
"Perkembangan dinamika perempuan luar biasa saat ini, dahulu kita lihat
perempuan hanya pada profesi yang biasa saja tapi sekarang banyak dari mereka
yang menduduki posisi strategis dan pengambil kebijakan baik di pemerintah
maupun swasta. Pemda akan terus mendorong agar komitmen ini kedepannya
dapat bepengaruh bagi perempuan untuk dapat meningkatkan kualitas pekerja
perempuan khususnya di BIIE, Bintan," tambah Apri.
Setelah RP3 ini beroperasi, ke depannya akan ada tahap monitoring dan evaluasi
mekanisme pelayanan bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan
Anak, Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan lainnya yang
ada di Kabupaten/Kota dan Provinsi terkait. Hal ini untuk memastikan mekanisme
pelayanan RP3 sudah berjalan dengan optimal, tepat sasaran dan sesuai dengan
SOP yang ada.
Page 5 of 66.

