Page 11 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 09 OKTOBER 2019
P. 11

Title          SPBU WOLONBETAN MAUMERE PECAT 4 KARYAWAN YANG TANYAKAN DOKUMEN KERJA
               Media Name     kumparan.com
               Pub. Date      08 Oktober 2019
                              https://kumparan.com/florespedia/spbu-wolonbetan-maumere-pecat-4-karya wan-yang-
               Page/URL
                              tanyakan-dokumen-kerja-1s0Y7tbD1Zy
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive






               Sebanyak 4 orang karyawan yang bekerja di SPBU Wolonbetan Maumere, Kelurahan
               Nangalimang, Kota Maumere, Kabupaten Sikka, dipecat secara sepihak oleh
               perusahan pengisian bahan bakar umum tersebut lantaran mempertanyakan
               dokumen kontrak perjanjian kerja yang hendak ditandatangani oleh para karyawan
               setelah bekerja lebih dari 3 bulan di perusahan tersebut.


               Salah seorang pekerja yang dipecat, Kiki yang ditemui media ini pada Senin (7/10)
               pagi mengatakan dia dan ketiga rekannya dipecat oleh General Manager saat
               mempertanyakan dokumen Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) yang dinilai
               oleh para karyawan sebagai dokumen kontrak perjanjian kerja yang tidak
               berimbang karena lebih dominan memuat kewajiban para karyawan sebagai pihak
               penerima pekerjaan.

               Kiki menjelaskan dirinya sudah bekerja di SPBU Wolonbetan sebagai tenaga
               operator sejak diresmikan yakni pada 22 Juni lalu. Sebagai operator yang bekerja
               sift selama 8 jam setiap harinya, ia dan karyawan lainnya digaji sebesar
               Rp.1.250.000.

               Ia dan karyawan lainnya bekerja dari hari pertama tidak menandatangi dokumen
               perjanjian kerja tetapi setelah bekerja lebih dari 3 bulan, tepatnya pada 1 Oktober
               2019, ia dan 6 karyawan lainnya dipanggil untuk menandatangi Dokumen Perjanjian
               Kerja Waktu Tertentu (PKWT).


               Setelah mempelajari dokumen PKWT tersebut, ia pun mempertanyakan terkait pasal
               - pasal dalam PKWT namun tidak mendapatkan penjelasan yang memuaskan
               sehingga bersama 6 orang karyawan lainnya berkonsultasi di Bidang Pengawasan
               Ketenagakerjaan Dinas Nakertrans Kabupaten Sikka.

               Lanjut Kiki, namun niat mereka berkonsultasi di Dinas Nakertrans dinilai sebagai
               sebuah pelanggaran berat dan pada 5 Oktober lalu, General Manager pun
               memanggil mereka dan memecat sebanyak 4 orang karyawan.

               Dijelaskan Kiki, dirinya dan rekan kerja lainnya yang dipecat, pun diminta untuk
               segera menyerahkan sepatu dan pakaian kerja yang diberikan oleh perusahaan dan
               diminta untuk mengambil gaji 1 bulan telah bekerja.

               Dikatakan Kiki selama bekerja 3 bulan lebih, ia dan karyawan lainnya juga tidak
               disampaikan oleh perusahaan terkait ada tidaknya BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS





                                                       Page 10 of 66.
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16