Page 16 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MARET 2020
P. 16
Title PEMKAB BATANG PANTAU DUA TKI ANTISIPASI COVID -19
Media Name jateng.antaranews.com
Pub. Date 16 Maret 2020
https://jateng.antaranews.com/berita/298118/pemkab-batang-pantau-dua-t ki-antisipasi-
Page/URL
covid-19
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, melakukan pantauan
terhadap kondisi kesehatan dua tenaga kerja Indonesia yang baru pulang dari
Singapura dan Malaysia ke daerah setempat sebagai upaya mengantisipasi
penyebaran COVID -19.
"Saya sudah perintahkan pada dokter Puskesmas untuk memeriksa dan memantau
terhadap dua TKI tersebut," kata Bupati Batang, Wihaji usai melakukan rapat
koordinasi bersama Forkompinda di Batang, Minggu petang. Menurut dia, dua TKI
tersebut masih berstatus dalam pantauan bukan pengawasan oleh petugas. Kendati
demikian, mereka diharapkan segera melaporkan pada petugas Puskesmas apabila
kondisi kesehatannya terus menurun.
"Saya minta pada dua TKI yang baru pulang bekerja dari Singapura dan Malaysia
itu, melaporkan pada petugas agar secepatnya mendapat penanganan medis.
Namun, kami berharap dua TKI tidak terpapar COVID -19," katanya.
Bupati Wihaji mengatakan wabah virus corona tidak bisa dipastikan kapan selesai
namun pihaknya akan terus berupaya melakukan antisipasi penyebaran kasus
tersebut antara lain dengan meliburkan sekolah, mengeluarkan surat edaran
imbauan kumpul-kumpul, dan meniadakan apel pagi bagi ASN.
"Kita akan menggandeng aparat kepolisian untuk melakukan sosialisasi tentang
pencegahan virus corona dan operasi di beberapa titik yang menjadi lokasi
kerumunan massa. Demikian juga, kami minta pengelola objek wisata agar
sementara menolak kunjungan wisatawan," katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang mengatakan pihaknya memastikan
hingga saat ini belum ada warga mereka yang menjadi suspect COVID -19. Namun,
kata dia, memang sempat ada dua TKI yang masih dalam pantauan petugas
kesehatan. "Kami telah mempersiapkan langkah penanganan, apalagi saat ini
COVID -19 sudah menjadi pandemi. Kita juga sudah membentuk gugus tugas terkait
penanganan COVID -19.," katanya.
Ia menambahkan sebelumnya, pihak Dinkes juga telah melakukan pantauan dan
pemeriksaan terhadap seorang TKI dan dua orang keluarganya karena mengalami
pilek dan batuk ringan namun sekarang mereka sudah dinyatakan sehat dan negatif
COVID -19.
Page 15 of 58.

