Page 228 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 ApRIL 2019
P. 228
Title REVISI PP PENGUPAHAN, PRESIDEN JOKOWI INGIN BURUH DAN PENGUSAHA SENANG
Media Name bisnis.com
Pub. Date 26 April 2019
https://ekonomi.bisnis.com/read/20190426/12/916119/revisi-pp-pengupaha n-presiden-
Page/URL
jokowi-ingin-buruh-dan-pengusaha-senang
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
REVISI PP PENGUPAHAN, PRESIDEN JOKOWI INGIN BURUH DAN
PENGUSAHA SENANG
Presiden Joko Widodo ingin buruh dan pengusaha sama-sama senang setelah Peraturan
Pemerintah No.78/2015 tentang Pengupahan nantinya direvisi.
Seperti diketahui, PP 78 diusulkan untuk direvisi oleh sejumlah organisasi buruh. Usulan ini
juga disampaikan sejumlah pimpinan organisasi buruh ketika bertemu Presiden di Istana
Kepresidenan, Bogor, Jumat (26/4/2019).
Pimpinan serikat pekerja yang hadir antara lain Andi Gani Nena Wea (Presiden Konfederasi
Serikat Pekerja Seluruh Indonesia/KSPSI), Mudhofir (Presiden Konfederasi Serikat Buruh
Sejahtera Indonesia/KSBSI), Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja
Indonesia/KSPI), Ilhamsyah (Ketua Umum Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia/KPBI),
Syaiful (Ketua Umum Sarikat Buruh Muslimin Indonesia) dan Muchtar Guntur (Presiden
Konfederasi Serikat Nusantara/KSN).
Dalam pertemuan di Ruang Garuda Istana Kepresidenan Bogor itu, Jokowi didampingi oleh
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.
Terkait dengan revisi aturan pengupahan itu, kedua pihak akan mengupayakan solusi yang
dapat memuaskan baik itu kalangan buruh maupun para pengusaha.
"Kita harapkan dari serikat pekerja, dari buruh, merasa senang tapi juga di sisi yang lain, dari
perusahaan atau pengusaha, juga senang. Jangan sampai ada yang dirugikan karena PP 78
ini," kata Jokowi seperti dikutip dari keterangan tertulis yang dirilis oleh Sekretariat
Presiden.
Selain soal revisi PP No.78/2015 ini, Jokowi dan pimpinan serikat buruh membahas
mengenai rencana peringatan hari buruh atau May Day pada 1 Mei.
Pemerintah dan para pimpinan serikat pekerja sepakat bahwa peringatan hari buruh
mendatang akan digelar dengan cara-cara yang kondusif dan tidak mengganggu kenyamanan
masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya.
Page 227 of 268.

