Page 241 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 ApRIL 2019
P. 241
BERTEMU BURUH JOKOWI LEBIH BANYAK MENDENGARKAN, SAID IQBAL LEBIH BANYAK
Title
BICARA
Media Name bisnis.com
Pub. Date 26 April 2019
https://ekonomi.bisnis.com/read/20190426/12/916238/bertemu-buruh-jokow i-lebih-
Page/URL
banyak-mendengarkan-said-iqbal-lebih-banyak-bicara
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
BERTEMU BURUH JOKOWI LEBIH BANYAK MENDENGARKAN, SAID IQBAL
LEBIH BANYAK BICARA
, JAKARTA - Dalam suasana yang digambarkan hangat dan akrab sejumlah aktivis
perburuhan bertemu Presiden Jokowi di Istana.
Kepala Staf Presiden Moeldoko menyebutkan dalam pertemuan itu Jokowi lebih banyak
mendengarkan. Sementara Said Iqbal dan aktivis buruh lainnya banyak memberikan
penjelasan.
Sejumlah pimpinan serikat pekerja mengusulkan pembentukan tim bersama untuk revisi
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78/2015 tentang Pengupahan.
"Banyak hal yang kami bicarakan hari ini dan sangat positif. 'May Day' tetap kami rayakan
dengan cara-cara damai dan juga kesepakatan untuk membentuk tim bersama merevisi PP 78
yang selama ini banyak pro-kontra di antara kalangan buruh," kata Presiden Konfederasi
Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nuwa Wea usai bertemu Presiden Joko Widodo
di Istana Kepresidenan Bogor, pada Jumat (26/4/2019).
Menurut Andi, serikat pekerja juga menyampaikan kepada Presiden Jokowi mengenai
permintaan pembentukan desk perburuhan di Polri. Hal itu berguna untuk perlindungan
buruh.
"Untuk bisa melindungi hak-hak buruh dan juga untuk bisa menjadi tempat mencari keadilan
buat para buruh," kata Andi.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko ditemui di Bina Graha, Jakarta mengatakan pertemuan
antara Presiden Jokowi dan sejumlah perwakilan serikat pekerja berlangsung akrab dan
hangat.
Selain Andi, dalam pertemuan itu hadir Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh
Indonesia Mudhofir, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Said Iqbal,
Ketua Umum Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia Ilhamsyah, Ketua Umum Sarikat
Buruh Muslimin Indonesia Syaiful, Presiden Konfederasi Serikat Nusantara Muchtar Guntur,
dan Ketua Komisi A DPRD DKI Wiliam Yani.
"Akrab sekali, sangat akrab, Presiden lebih banyak mendengarkan. Pak Said Iqbal lebih
banyak bicara dengan yang lain-lain. Ada tujuh orang semuanya bicara dan Presiden sangat
Page 240 of 268.

