Page 245 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 ApRIL 2019
P. 245
Wea, Presiden KSBSI Mudofir, Presiden KPBI Ilhamsyah dan Presiden Saburmusi Syaiful,
Presiden KSN Muchtar.
Jokowil lebih banyak mendengar
Suasana akrab menyelimuti pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan sejumlah
ketua serikat pekerja di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (26/4/2019).
Hal tersebut diungkapkan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang turut mendampingi
Presiden Jokowi bertemu dengan sejumlah ketua serikat pekerja.
Ketua serikat pekerja yang hadir dalam pertemuan tersebut di antaranya Pesiden Konfederasi
Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, Presiden Konfederasi
Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.
Kemudian, Presiden KSBSI Mudofir, Presiden KPBI Ilhamsyah, Presiden Sarbumusi
Syaiful, dan Presiden KSN Muchtar.
Tampak juga hadir, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri.
"Akrab sekali (suasana pertemuannya), sangat akrab, presiden lebih banyak mendengarkan.
Pak Said Iqbal lebih banyak bicara dengan yang lain-lain," ucap Moeldoko.
Meski Said Iqbal tidak mendukung Jokowi dalam Pilpres 2014 maupun 2019, kata
Moeldoko, pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit sejak pukul 10.30 WIB
berlangsung baik dan penuh keakraban.
"Ada tujuh orang semuanya bicara dan presiden sangat mendengarkan, enggak ada suasana
yang tegang-tegang. Yang jelas ada suasana baru," katanya.
Mantan Panglima TNI itu menjelaskan, para ketua serikat pekerja menginginkan ada revisi
Peraturan Pemerintah 78/2015 tentang Pengupahan dan presiden menyetujuinya untuk
dilakukan peninjauan kembali.
"Intinya bagaimana buruh tidak ada yang dirugikan, tapi di sisi lain ada juga kepastian bagi
pengusaha agar tidak dirugikan. Pemerintah mencari keseimbangan yang dinamis soal itu,"
ujar Moeldoko.
"Substansinya presiden memerintahkan Menaker untuk segera memikirkan hal ini.
Dipikirkan dengan berbagai pihak, dari sisi pemerintah, sisi buruh dan sisi pengusaha
bagiamana," tambahnya.
Jokowi berharap May Day berjalan damai
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day
pada 1 Mei 2019, berjalan damai dan dirayakan dengan kegembiraan.
Hal tersebut diungkapkan Jokowi dan telah disepakati oleh ketua-ketua serikat pekerja saat
bertemu selama 30 menit sejak pukul 10.30 WIB di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat,
Page 244 of 268.

