Page 126 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 08 AGUSTUS 2019
P. 126

pemerintah daerah untuk memberikan perhatian lebih terhadap program tersebut.

               "Sudah saatnya kita bersama-sama bersinergi dan berinteraksi melihat (Desmigratif)
               ini sebagai program bersama," ujarnya.

               Sementara itu, Sekjen Kementerian Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken
               Widiastuti mengatakan, program Desmigratif memiliki manfaat besar bagi pekerja
               migran dan keluarganya.

               Sayangnya, program Desmigratif belum cukup dikenal oleh masyarakat.

               Untuk itu, ia meminta lintas pemerintahan baik di pusat, daerah, maupun
               masyarakat umum turut serta mendesimenasikan Desmigratif.

               "Dengan begini daerah-daerah lain yang cukup banyak pekerja migrannya dapat
               mencontoh dan pada akhirnya perlindungan pekerja migran dapat ditingkatkan,"
               kata Niken.

               Melalui program Desmigratif, ia menilai permasalahan tersebut dapat diminimalisasi.
               Pasalnya, program Desmigratif menyasar langsung desa kantong pekerja migran.

               "Sebelum calon pekerja migran berangkat, mereka perlu sekali mengetahui aturan-
               aturan agar mereka tidak tertipu calo sehingga mereka tidak terlantar," terang
               Niken.
               Empat pilar

               Kepala Biro Humas Kemnaker, Soes Hindharno, menambahkan, program Desmigratif
               memiliki empat pilar.

               Salah satunya adalah layanan migrasi yang mencakup layanan informasi pasar kerja
               luar negeri, tata cara migrasi, pelatihan, dan informasi perwakilan Indonesia di luar
               negeri.

               Menurutnya, salah satu penyebab lahirnya praktik percaloan dan migrasi
               unprosedural adalah akses informasi ke masyarakat belum sempurna.

               Direktur Penempatan dan Perlindungan Tenaga kerja Luar Negeri (PPTKLN), Eva
               Trisiana menambahkan, Organisasi Buruh Internasional (ILO) mengapresiasi
               program Desmigratif yang digagas pemerintah Indonesia.

               Hal itu sebagai upaya perlindungan yang menyeluruh bagi pekerja migran
               Indonesia.

               "Melalui Desmigratif kami prioritaskan layanan migrasi sejak di kampung halaman
               serta peningkatan kesejahteraan keluarga pekerja migran melalui pengelolaan
               remintansi dan pemberdayaan ekonomi," tutup Eva.




                                                      Page 125 of 156.
   121   122   123   124   125   126   127   128   129   130   131