Page 58 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 08 AGUSTUS 2019
P. 58

mengantongi visa ziarah. Sesampainya di Arab Saudi, mereka diberikan kartu izin
               menetap dan bekerja. Yang lebih miris, para pejuang devisa itu juga tidak memiliki
               keahlian khusus. Sehingga, ketika bekerja hanya sebagai sopir maupun ART.

               Tak ayal, kasus yang dihadapi semacam itu menjadi kompleks. Artinya, kata Judha,
               para WNI yang berangkat unprocedural itu tidak diberi pembekalan sebelumnya.
               Mengenai apa saja hak-hak mereka, fungsi kontrak kerja, hingga ketika ada
               masalah bagaimana mereka harus mengadu ke perwakilan RI. "Makanya, ketika
               mereka disodorkan satu dokumen, disuruh cap, bahkan mereka mungkin tidak
               paham dengan isinya, ya mereka asal cap saja," ujarnya.

               Judha mengimbau, agar masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri jangan
               memaksakan diri ketika mengetahui negara di timur tengah ditutup. Sebab, hal
               tersebut membuat proses perlindungan akan semakin kompleks dan sulit.

               Kasus gaji yang dikemplang majikan itu sebenarnya bisa dihindari. Menurut Badan
               Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI), tenaga kerja sudah dibekali
               dengan informasi-informasi agar tidak ada kasus tak dapat gaji. "Kan sebelum
               berangkat ada pelatihan. Pada saat pembekalan akhir, ada penjelasan soal hak dan
               kewajiban TKI serta pihak yang merekrut," jelas Deputi Perlindungan TKI Anjar
               Prihantono.

               TKI harus memperhatikan dokumen-dokumen perjanjian. Sebelum mulai bekerja,
               perusahaan atau perekrut harus menandatangani dokumen tentang hak-hak dan
               kewajiban si tenaga kerja. Di dalamnya harus ada juga perincian tentang gaji. TKI
               perlu menghitung berapa penghasilan yang seharusnya didapat, sehingga ketika
               nominalnya kurang atau bahkan tidak dipenuhi sama sekali, mereka bisa mengambil
               tindakan. "Kita nggak tahu majikannya seperti apa, jadi (TKI) harus rajin-rajin
               melapor ke kantor perwakilan kita yang ada di sana," tutur Anjar.

               Karena itu, Anjar menjelaskan bahwa TKI harus mendaftar lewat jalur yang legal
               agar hak-haknya terjamin. Setiap kabupaten/kota yang mengirim tenaga kerja ke
               luar negeri diwajibkan memasukkan data-data TKI ke dalam sistem komputerisasi
               BNP2TKI. Perjanjian kerja juga harus diketahui oleh kantor perwakilan di negara
               tujuan. "Perjanjian kerja harus disetujui kantor perwakilan, sehingga kalau ada
               masalah bisa langsung dicek," lanjutnya.

               Langkah antisipasi dengan memperhatikan dokumen secara cermat setidaknya bisa
               mempermudah TKI. Jika sudah terlanjur mengajukan perkara ke ranah hukum,
               kemungkinan tetap bisa terselesaikan, tetapi membutuhkan waktu lebih lama. "Kita
               pasti sudah sampaikan langkah-langkah itu dari pelatihan-pelatihan yang ada,"
               pungkasnya.










                                                       Page 57 of 156.
   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63