Page 57 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 08 AGUSTUS 2019
P. 57

Title          PEMERINTAH IMBAU TKI TAK NEKAT KERJA DI TIMUR TENGAH
               Media Name     jawapos.com
               Pub. Date      07 Agustus 2019
                              https://www.jawapos.com/nasional/07/08/2019/pemerintah-imbau-tki-tak-n ekat-kerja-
               Page/URL
                              di-timur-tengah/
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive












               Rentetan masalah tenaga kerja Indonesia (TKI) di negara-negara Timur Tengah
               seperti tidak ada habisnya. Mulai dari tindak kekerasan, lemahnya jaminan
               perlindungan, hingga gaji yang tak kunjung dibayar.

               Untuk mengatasi hal ini, pemerintah telah menghentikan dan melarang TKI yang
               bekerja untuk perseorangan di 19 negara Timur Tengah. "Kami menengarai masih
               banyak warga kita yang berangkat ke sana untuk bekerja," ucap Plh. Direktur
               Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI/BHI)
               Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha, saat ditemui di kantornya Selasa (6/8).

               Ketika menyalahi peraturan tersebut, maka TKI yang nekat berangkat tidak
               terlindungi hak-haknya. Karena, tidak memiliki kontrak kerja. Padahal, kontrak kerja
               itu yang menjadi pelindung utama. Tercantum berbagai ketentuan dan hak yang
               harus dipenuhi oleh masing-masing pihak. Baik pengguna jasa maupun TKI
               tersebut.

               Celah itu yang kemudian dimanfaatkan oknum pengguna jasa untuk menyodorkan
               surat pernyataan tidak resmi. Cara tersebut dilakukan agar sang majikan terhindar
               dari kewajiban membayar upah bulanan. Seperti yang terjadi di Arab Saudi. Dalam
               pernyataan resmi, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah sukses
               mencairkan gaji pekerja migrant Indonesia (PMI) atau TKI yang tidak dibayarkan
               oleh pengguna jasa sebesar Rp 7,6 miliar.

               Total, ada 105 orang TKI. Mayoritas, bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART).
               Masa tunggakan gaji paling lama adalah 15 tahun. Konsul Jenderal (Konjen) RI
               Jeddah Mohamad Hery menuturkan, tunggakan upah yang menumpuk membuat
               majikan berusaha tidak memenuhi kewajibannya.

               "Ada yang nyuruh pembantunya cap jempol atau tanda tangan. Padahal pembantu
               tidak mengerti isinya. Ada pula yang melaporkan pekerjanya kabur, sehingga dia
               tidak perlu bayar gajinya setelah pekerjanya itu dideportasi. Macam-macam. Tapi
               tetap kami kejar dia sampai bayar," terang Hery.

               Menurut Hery, para TKI yang melapor umumnya diberangkatkan dengan




                                                       Page 56 of 156.
   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62