Page 95 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 08 AGUSTUS 2019
P. 95
Title PELAKU INDUSTRI DIMINTA AKTIF SELENGGARAKAN PENDIDIKAN VOKASI
Media Name bisnis.com
Pub. Date 07 Agustus 2019
https://ekonomi.bisnis.com/read/20190807/257/1133571/pelaku-industri-d iminta-aktif-
Page/URL
selenggarakan-pendidikan-vokasi
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
JAKARTA - Kementerian Perindustrian mendorong pelaku industri untuk aktif dalam
pendidikan vokasi guna menciptakan sumber daya manusia yang kompeten sesuai
kebutuhan industri.
"Sektor industri membutuhkan tenaga kerja yang kompeten, tidak saja dari
keilmuan, tetapi lebih diutamakan penguasaan keterampilan dan attitude dalam
bekerja," kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri
(BPSDMI) Kemenperin, Eko S.A Cahyanto dalam keterangan resmi, Rabu
(7/8/2019).
Menurut Eko, kebutuhan SDM industri berkualitas diharapkan bisa dipasok dari jalur
pendidikan khususnya yang berbasis kejuruan atau vokasi, baik itu di tingkat
menengah maupun pendidikan tinggi.
"Maka itu, kami sedang gencar membentuk link and match antara lembaga
pendidikan vokasi dengan dunia industri. Hal ini sesuai implementasi roadmap
Making Indonesia 4.0," tegasnya.
Eko mengatakan, untuk meningkatkan peran industri dalam pengembangan
pendidikan vokasi industri, Kemenperin telah mengusulkan pemberian insentif
berupa pengurangan penghasilan kena pajak sebesar 200% dari total biaya yang
dikeluarkan perusahaan.
"Insentif fiskal ini diberikan bagi sektor industri yang melakukan kegiatan
pembinaan dan pengembangan pendidikan vokasi," katanya.
Kebijakan insentif tersebut telah ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah (PP)
Nomor 45 Tahun 2019 tentang Perubahan atas PP No. 94 Tahun 2010 tentang
Perhitungan Penghasilan Kena Pajak dan Pelunasan Pajak Penghasilan dalam Tahun
Berjalan. Menurut Eko, aturan ini dapat memberikan perubahan dalam
pengembangan pendidikan vokasi industri di Indonesia.
"Kami pun berberharap industri dapat memanfaatkan insentif tersebut," katanya..
Page 94 of 156.

