Page 108 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 DESEMBER 2019
P. 108
Title ANDI GANI INGATKAN RIDWAN KAMIL JANGAN MEMBUAT POLEMIK
Media Name jpnn.com
Pub. Date 02 Desember 2019
Page/URL https://www.jpnn.com/news/andi-gani-ingatkan-ridwan-kamil-jangan-membu at-polemik
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) meminta Gubernur Jawa
Barat, Ridwan Kamil tidak membuat masalah baru dengan mengeluarkan Surat
Edaran Nomor: 561/75/Yanbangsos tentang pelaksanaan Upah Minimum
Kabupaten/Kota Tahun 2020.
Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengatakan, Gubernur Jawa Barat menyebut,
Ridwan Kamil mengambil keputusan yang justru membuat polemik baru dengan
buruh.
Gani menilai, hanya Ridwan Kamil gubernur satu-satunya yang tidak mau
mengeluarkan SK, hanya dalam bentuk surat edaran. Padahal menurut dia, aturan
berlandaskan SK Gubernur bersifat wajib dan memiliki konsekuensi pidana jika
perusahaan tidak menaati.
"Tentunya keputusan kontroversial ini membuat buruh di Jawa Barat marah dan
akan menggelar aksi besar-besaran besok dari gabungan seluruh serikat pekerja
yang ada di Jawa Barat," kata Gani di Jakarta, Senin (2/12).
Gani menjelaskan, di dalam UU Ketenagakerjaan sudah diatur jika perusahaan
benar-benar tidak mampu maka penangguhan kenaikan bisa dilakukan.
Apalagi bupati dan walikota di wilayah Jawa Barat telah mengirim surat kepada pria
yang karib disapa Kang Emil itu agar penetapan upah dilakukan dengan SK.
"Tapi, dengan mengeluarkan Surat Edaran ini seperti membuka ruang untuk semua
perusahaan tidak menaikkan upah buruh," tegasnya.
Kabar terakhir, Gani mendengar Ridwan Kamil telah bersedia mengeluarkan SK
untuk Penetapan UMK 2020. Laporan dari Ketua DPD KSPSI Jawa Barat Roy Jinto
menguatkannya bahwa sudah ada solusi untuk menghadapi polemik masalah Surat
Edaran tersebut.
Menurutnya, kabar ini tentu menyejukkan buat buruh. Namun, dirinya berharap
Ridwan Kamil tidak lagi mengeluarkan kebijakan yang kontroversial.
Page 107 of 116.

