Page 50 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JUNI 2019
P. 50
"Ya tentu kita lihat pembahasan terkait industri padat karya ini supaya bisa terus
berkembang. Nah itu persoalannya apa, ini sedang ditangani satu per satu," kata
Airlangga di Komplek Istana, Jakarta Pusat, Senin (24/6/2019).
Adapun, kata Airlangga, komunikasi lintas kementerian pun sudah dilaksanakan,
khususnya mengenai bagaimana program-program yang mendukung penciptaan
lapangan kerja.
"Kalau itu bisa didorong, maka daya beli masyarakat akan terangkat," tutur
Airlangga.
Adapun yang bisa dioptimalkan adalah rencana pemerintah menerbitkan beberapa
insentif pajak kepada para pengusaha dan investasi.
"Komunikasi dengan kementerian lain selalu berjalan. Tetapi pemerintah kan sedang
mengeluarkan PPh untuk padat karya, jadi ada tax allowance untuk padat karya,"
ungkapnya.
(ara/ara)
4.
Ternyata, tak hanya Giant yang menutup gerainya di tengah persaingan bisnis ritel
yang ketat. Hero yang merupakan induk usaha Giant juga pernah menutup
gerainya. Kemudian, 7-Eleven (Sevel) juga mengalami hal sama. Bahkan, Sevel
terpaksa menutup seluruh gerainya di Indonesia.
7-Eleven
PT Modern Sevel Indonesia (MSI) selaku pemegang master franchise Sevel di
Indonesia resmi menutup seluruh gerainya di Indonesia sejak tanggal 30 Juni 2017.
Hal itu diumumkan oleh PT Modern Internasional Tbk (MDRN), induk usaha dari MSI
melalui keterbukaan informasi.
Direktur MDRN Chandra Wijaya mengumumkan, sejak 30 Juni 2017 itu, seluruh
gerai Sevel di bawah manajemen MSI berhenti beroperasi.
"Hal ini disebabkan oleh keterbatasan sumber daya yang dimiliki oleh perseroan
untuk menunjang kegiatan operasional 7-Eleven," tuturnya seperti yang sudah
diberitakan detikFinance pada 23 Juni 2017.
Page 49 of 185.

