Page 50 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 JULI 2019
P. 50
Penolakan keberangkatan itu terjadi di tempat pemeriksaan imigrasi (TPI). Riau
memiliki delapan TPI dan penolakan keberangkatan paling banyak terjadi di TPI
Kota Dumai.
Di Dumai tercatat ada 122 warga WNI yang ditolak ketika ingin ke luar negeri.
Sedangkan di Pekanbaru ada tujuh orang dan satu orang di TPI Selatpanjang.
"Dumai paling banyak kemungkinan karena lokasinya paling dekat ke Malaysia,"
katanya.
Selama ini Kota Dumai menjadi akses paling diminati sebagai pintu ke luar dan
masuk WNI ke negeri jiran. Sayangnya, akses itu banyak digunakan WNI pergi ke
Malaysia sebagai turis, namun kemudian mencari kerja di sana tanpa mengantongi
izin kerja dari pemerintah setempat.
Hal ini yang membuat banyak tenaga kerja nonprosedural yang kerap dideportasi
oleh pemerintah Malaysia. Proses deportasi tenaga kerja nonprosedural dari
Malaysia juga melalui pelabuhan di Dumai.
Seperti pada 1 Juni 2019, sebanyak 81 tenaga kerja Indonesia dideportasi mandiri
atau dengan biaya sendiri dari Malaysia lewat Pelabuhan Internasional PT Pelindo I
Dumai.
Puluhan warga Indonesia bermasalah tersebut dipulangkan dari Pelabuhan Port
Dickson Malaysia. Mereka berasal dari berbagai daerah dengan kondisi sempat
menjalani hukuman di sebuah Kamp di Machap Umboo, Malaka.
Untuk dapat pulang ke Indonesia, puluhan TKI tersebut harus mengeluarkan biaya
135 Ringgit Malaysia yang diperoleh dari sumbangan teman dan keluarga. Kedutaan
Besar RI di Kuala Lumpur membantu pengurusan dokumennya.
Page 49 of 95.

