Page 56 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 JULI 2019
P. 56

Lembaga Studi Kebijakan Publik (LSKP), beberapa divisi HRD (human resources
               departement) perusahaan swasta dan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota
               Makassar di Kantor Disnaker Makassar, Jalan AP Pettarani, Selasa.

               Pada kesempatan tersebut, beberapa penyandang disabilitas menyampaikan
               keluhannya dalam mengakses pekerjaan di dunia kerja, bukan hanya pada lingkup
               swasta namun juga pada lingkup pemerintahan.

               Ada tiga keluhan yang disampaikan, seperti keragaman persyaratan dunia kerja bagi
               kaum disabilitas, informasi pekerjaan dan pemenuhan hak bagi kaum disabilitas
               yang mengalami kecelakaan kerja.

               Menggunakan bahasa isyarat, seorang tuna daksa, Yogi menyampaikan dirinya
               pernah menyetor surat lamaran pekerjaan kepada perusahaan retail besar yang
               berada di Kawasan Industri Makassar (KIMA), namun dua tahun menunggu, ia tidak
               kunjung menerima panggilan kerja.

               "Saya titipkan di pos satpam setelah melihat kalau ada pembukaan lowongan kerja
               dan sampai sekarang tidak ada respons," katanya melalui juru bahasa.

               Bukan itu saja, beberapa di antaranya mengeluhkan batasan umur yang menjadi
               persyaratan utama dalam sebuah industri atau perusahaan.

               Hal ini kemudian mendapat respon luar biasa dari pihak HR Alfamart, Syahrul yang
               juga hadir pada diskusi itu. Dia langsung memberi ruang kepada Yogi untuk datang
               memenuhi panggilan wawancara di kantornya.

               Bahkan Syahrul mengemukakan akan "melanggar" persyaratan nasional terkait usia
               untuk memenuhi persyaratan UU, dengan mempekerjakan 1 persen penyandang
               disabilitas di kantornya dengan alasan terbatasnya SDM untuk memenuhi kuota
               tersebut.

               Sementara, Kepala Bidang Penempatan Tenaga kerja dan Perluasan Kesempatan
               Kerja Disnaker Makassar, Heny Rulianti Masnawi meminta agar divisi HRD bisa lebih
               memerhatikan kesetaraan, tidak serta menjustifikasi tanpa terlebih dahulu melihat
               kompetensi setiap orang khususnya penyandang disabilitas.

               "Rekan-rekan HRD kiranya bersedia melihat kompetensi terlebih dahulu, jangan
               segera menjustifikasi sehingga ada diskriminasi. Kesetaraan harus lebih
               diperhatikan," katanya.

               Bersamaan dengan itu, ia juga meminta agar para penyandang disabilitas
               meningkatkan kompetensi, berani mengeksplore diri sendiri sebab menurutnya
               perusahaan memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang harus dipenuhi.

               Pewarta: Nur Suhra Wardyah Editor: Andi Jauhary COPYRIGHT (c)2019 .




                                                       Page 55 of 95.
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61