Page 169 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 JULI 2020
P. 169

Pada  tahun  2019,  Ahok  juga  diisukan  akan  menjabat  sebagai  menteri.  Namun,  Ahok
              mengatakan peluangnya menjadi menteri sudah tidak ada. Hal ini karena dia pemah tersandung
              kasus hukum dan dipenjara.

              'Tidak mungkin jadi menteri, karenakan kasarnya saya sudah cacat di republik ini, sudah tidak
              dikehendaki posisinya. Bagi orang banyak saya disebut penista agama," kata Ahok dalam acara
              Roosseno Award IX-2019 di Roosseno Plaza, Jakarta Selatan.

              Kini, isu liar reshuffle kabinet bergulir sejak rilis video arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)
              dalam  Sidang  Kabinet  Paripurna,  18  Juni  2020.  Dalam  video  itu  Jokowi  jelas  melontarkan
              ancaman reshuffle kepada para menteri dan kepala lembaga.

              Isu menjadi semakin liar, bahkan sampai beredar daftar nama-nama menteri baru. Dari daftar
              tersebut beberapa menteri di bidang ekonomi ikut terkena perombakan.

              Berdasar daftar nama yang beredar, kursi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian masih diisi
              Airlangga Hartarto, lalu kursi Menteri Keuangan tetap Sri Mulyani Indrawati.


              Sementara Erick Thohir digeser ke Kementerian Perdagangan. Posisi Menteri BUMN diisi Ahok.
              Menteri Pertanian diisi Rachmat Gobel dan Syahrul Yasin limpo tak ada dalam daftar tersebut.
              Hal yang menarik lainnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AH Y) diisukan menduduki kursi Menteri
              Koperasi danUKM.

              Sementara sisanya masih sama, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri Perindustrian
              Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif,
              Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Kelautan
              dan Perikanan Edhy Prabowo, serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPNyKepala
              Bappenas Suharso Monoarfa. Dukung Reshuflle

              Sementara  itu,  Konfederasi  Serikat  Pekerja  Indonesia  (KSPI)  mendukung  reshuffle  kabinet,
              terutama  posisi  menteri  yang  mengurusi  ketenagakerjaan.  Selain  program  mengurangi
              pengangguran tidak jelas, sosok menteri yang menangani ketenagakerjaan juga dinilai masih
              belum pas.

              "Soal reshuffle kabinet, baguslah kalau mau ditempuh. Banyak yang mesti dibenahi dari sisi
              ketenagakerjaan," kata Ketua KSPI Kota Semarang Zaenuddin di Semarang, kemarin.

              Kartu  prakerja  sedianya  untuk  lulusan  sekolah,  tiba-tiba  dialihkan  ke  terdampak  Covid-19
              sehingga  malah jadi  tidak  karuan.  Program  Kementerian  Ketenagakerjaan  dirasa belum  ada
              yang mengena, terkecuali bantuan sembako, meski itu juga hanya bisa dimanfaatkan untuk
              beberapa hari.

              Menurut dia, buruh juga menolak produk RUU Cipta Kerja usulan pemerintah yang diberi nama
              Omnibus Law. RUU digadang-gadang menarik investor untuk membuka lapangan kerja baru
              dan menyerap jumlah pengangguran, serta menekan angka kemiskinan. Namun, pasal-pasal
              didalamny a justru berisi hal potensial merugikan dan mengabaikan pemenuhan hak buruh,
              petani, nelayan, dan kelompok masyarakat sipil lain. (J17,dtc-41)




                                                           168
   164   165   166   167   168   169   170   171   172   173   174