Page 102 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 MEI 2019
P. 102
dinaikkan dari Rp24 juta menjadi Rp42 juta.
"Revisi PP 44 diantara manfaat yang kita revisi adalah santunan kematian, yang
tadinya Rp24 juta menjadi 42 juta," ujar Agus.
Sementara untuk santunan beasiswa, Agus mengatakan BPJS Ketenagakerjaan akan
meningkatkan perhitungan skema santunan. Jika saat ini, BPJS Ketenagakerjaan
memberikan santunan kepada anak peserta yang meninggal sebanyak Rp12 juta
untuk satu orang anak, maka diubah menjadi dua orang anak dan besaranya
bertahap hingga perguruan tinggi.
"Di dalam PP yang baru ini, yang kita berikan dua orang anak kita berikan beasiswa
hingga lulus perguruan tinggi. Jadi besarannya bertahap dari SD, SMP, SMA, sampai
perguruan tinggi. Jadi yang kuliah ini kita berikan 12 juta per tahun untuk
beasiswanya, ini peningkatan luar biasa tanpa peningkatan iuran," ujar Agus.
Menurut Agus, peningkatan manfaat tersebut juga salah satu upaya untuk
mendorong penambahan jumlah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, sesuai arahan
Wapres JK. Sebab, hingga saat ini jumlah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan hingga
2019 baru 51 juta dari 91 juta angkatan kerja yang kategori layak menjadi peserta
BPJS Ketenagakerjaan.
"Untuk mendorong kepesertaan ini bapak Wapres pesan kepada kami untuk terus
meningkatkan manfaat bagaimana manfaat yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan
itu bisa optimal dan bisa membantu seluruh pekerja di Indonesia," ujar Agus.
Page 101 of 105.

