Page 37 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 AGUSTUS 2019
P. 37
MELALUI PERISAI, BPJS KETENAGAKERJAAN PEKALONGAN INCAR KEPESERTAAN
Title
INFORMAL
Media Name jateng.antaranews.com
Pub. Date 01 Agustus 2019
https://jateng.antaranews.com/berita/253850/melalui-perisai-bpjs-keten agakerjaan-
Page/URL
pekalongan-incar-kepesertaan-informal
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Batang - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Pekalongan, Jawa
Tengah, melalui mitra kerja Perisai mengincar kepesertaan sektor informal seperti
perkumpulan Gojek, Grab, nelayan, dan paguyuban pengurus rukun tetangga (PPRT).
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan Muslih Hikmat di Pekalongan, Kamis,
mengatakan bahwa saat ini BPJS Ketenagakerjaan memiliki 32 agen dan 10 kantor
mitra kerja Perisai yang tersebar di empat wilayah yaitu Kabupaten/Kota Pekalongan,
Pemalang, dan Batang.
"Khusus, PPRT masih kita upayakan agar para pengurusnya ikut kepesertaan BPJS
Ketenagakerjaan karena mereka mendapat penghasilan dari pemerintah daerah,"
katanya.
Ia mengatakan BPJS terus melakukan sosialisasi pada sektor informal agar mereka
memahami keuntungan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan pembiayaan
kepesertaan syarat tertentu dengan menyesuaikan penghasilan.
Agen penggerak jaminan sosial nasional (Perisai) BPJS Ketenagakerjaan cabang
Pekalongan ini, kata dia, sejak Januari 2019 hingga Juni 2019 sudah sukses menjaring
1.313 peserta kategori mandiri atau bukan penerima upah.
"Sebanyak 1.313 peserta yang diakuisisi pada semester pertama 2019 ditambah peserta
sebelumnya yang sudah masuk, jumlah iurannya sudah mencapai sekitar Rp114 juta,"
katanya.
Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan Arif Darmawan
mengatakan agen Perisai akan otomatis terhapus dari daftar agen pada aplikasi jika
dalam tiga bulan berturut-turut tidak berhasil melakukan akuisisi peserta.
Namun. kata dia, hingga kini angka akuisisinya masih nol tapi tetap tercantum dalam
aplikasi.
"Jika masih tercantum dalam aplikasi itu karena masih ada iuran yang berjalan dari
peserta yang diakuisisi sebelumnya sehingga meski akuisisi pada semester pertama
pada 2019 masih nol namun namanya tetap tercantum," katanya.
Page 36 of 87.

