Page 110 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 NOVEMBER 2019
P. 110

Title          UMK CIAMIS 2020 NAIK RP 110 RIBU, DIPREDIKSI TERENDAH KETIGA DI JAWA BARAT
                Media Name     jabar.tribunnews.com
                Pub. Date      21 November 2019
                               https://jabar.tribunnews.com/2019/11/21/umk-ciamis-2020-naik-rp-110-ri bu-
                Page/URL
                               diprediksi-terendah-ketiga-di-jawa-barat
                Media Type     Pers Online
                Sentiment      Positive












               TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS -  Dewan Pengupahan  Ciamis  memutuskan UMK  Ciamis  tahun
               2020 sebesar Rp 1.870.000 atau naik sebesar Rp 110.000 dibandingkan UMK tahun 2019
               yakni Rp 1.760.000.

                "Dibandingkan dengan UMK tahun 2019, UMK untuk tahun 2020 ada kenaikan sebesar 8,51
               persen. Ini sesuai dengan ketentuan PP 78 tahun 2015," ujar Ketua Asosiasi Pengusaha
               Indonesia (APINDO)  Ciamis  , R Ekky Bratakusumah kepada Tribun Jabar, Kamis
               (21/11/2019).

                Menurut Ekky, besaran UMK tahun 2020 sebesar Rp 1.870.000 tersebut merupakan
               keputusan rapat  Dewan Pengupahan  Ciamis  yang berlangsung di Kantor Dinas Tenaga
               Kerja dan Transmigrasi  Ciamis  , Rabu (13/11/2019) pekan lalu.

                Rapat tersebut dihadiri perwakilan pengusaha (APINDO), perwakilan pekerja, perguruan
               tinggi berikut juga tentunya dari Pemkab  Ciamis  .

                Hasil keputusan rapat dewan pengupahan tersebut, kata pria yang juga Sekretaris DPC
               Organda  Ciamis  tersebut sudah disampaikan kepada Bupati  Ciamis  untuk seterusnya
               disampaikan kepada Gubenur Jabar.

                Sesusai dengan ketentuan UU No. 12 tahun 2003, kata Ekky, penetepan UMK dan UMP
               merupakan kewenangan gubernur.

                Menurut Ekky, diperkirakan  UMK Ciamis  kembali seperti tahun 2019, yakni terendah
               ketiga di Jabar.


                Di atas sedikit dari UMK paling rendah Kabupaten Pangandaran dan Kota Banjar.

                Kenaikan  UMK Ciamis  sebesar Rp 110.000 menurut Ekky sebenarnya cukup memberatkan
               pengusaha.

                Mengingat saat ini juga terjadi kenaikan bahan baku produksi untuk industri maupun spare
               part angkutan umum dan kebutuhan lainnya.

                "Harga-harga kebutuhan usaha naik nyaris tidak terkontrol. Dan saat ini usaha angkutan
               umum sempat mengalami gangguan karena berkurangnya pasokan solar bersubsidi,"
               katanya.



                                                      Page 109 of 144.
   105   106   107   108   109   110   111   112   113   114   115