Page 131 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 MEI 2020
P. 131
Title RUPANYA... KEDATANGAN 500 TKA CHINA KE SULTRA BUAT 3.000 TENAGA KERJA LOKAL
DAPAT PEKERJAAN
Media Name wartaekonomi.co.id
Pub. Date 11 Mei 2020
Page/URL https://www.wartaekonomi.co.id/read284955/kedatangan-500-tka-china-ke- sultra-buat-
3000-tenaga-kerja-lokal-dapat-pekerjaan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Rencana kedatangan 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) China di Morosi, Kabupaten
Konawe, Sulawesi Tenggara terus menuai polemik. Karena jika 500 TKA China yang
akan bekerja di PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT Obsidian Stainless
Steel (OSS) ini sampai tidak jadi didatangkan, sebanyak 3.000 lebih tenaga kerja
lokal terancam kehilangan pekerjaannya.
External Affairs Manager PT VDNI, Indrayanto, mengatakan, alasan rencana
kedatangan 500 TKA China ke PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT
Obsidian Stainless Steel (OSS) ini bertujuan untuk mengerjakan 33 tungku semelter
milik PT OSS yang nantinya akan digunakan 3.000 lebih karyawan lokal untuk
bekerja. Mereka bekerja sebagai tenaga operator maupun sebagai tenaga kerja
kasar.
"Jadi, 33 tungku semelter yang harus diselesaikan oleh TKA ini tempat untuk 3.000
lebih tenaga kerja lokal bekerja yang telah lolos dalam perekrutan sebagai karyawan
perusahaan," kata Indrayanto beberapa waktu lalu.
Menurut dia, kedatangan 500 TKA China ini sangat dinanti oleh ribuan calon pekerja
lokal yang telah dinyatakan lulus dalam seleksi penerimaan karyawan di perusahaan
pemurnian nikel tersebut.
"Meskipun demikian, pihak perusahaan tidak mau terburu-buru dan tetap
menghormati keputusan yang diambil Pemerintah Provinsi Sultra dan Pemerintah
Kabupaten Konawe untuk menunda kedatangan 500 TKA China ini sampai situasi
tanggap darurat dicabut oleh pemerintah pusat," timpalnya.
Sementara itu, menanggapi hal ini, Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi dan Bupati
Konawe Kery Saiful Konggoasa yang sebelumnya menolak keras kedatangan ratusan
TKA China akhirnya legowo mereka tak lagi menolak melainkan meminta agar
pengiriman TKA ini ditunda sementara sampai darurat bencana nasional terkait
wabah virus corona ini dinyatakan telah berakhir atau dicabut.
"Regulasinya kan sudah ada, tapi kan belum bisa. Suasana kebatinan kita sekarang
kan belum menerima hal itu. Ya kita tundalah," kata Gubernur Ali Mazi.
Page 130 of 243.

