Page 136 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 MEI 2020
P. 136
Title KEMENAKER UPAYAKAN PMI DAPAT PERPAJANGAN KONTRAK
Media Name bisnis.com
Pub. Date 11 Mei 2020
https://ekonomi.bisnis.com/read/20200511/12/1238711/kemenaker-upayakan -pmi-
Page/URL
dapat-perpajangan-kontrak
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
JAKARTA -- Kementerian Ketenagakerjaan mendorong agar para pekerja migran
Indonesia (PMI) tidak pulang ke Tanah Air kecuali dalam kondisi tertentu. Salah
satunya dengan mendorong adanya perpanjangan kontrak kerja kepada PMI di luar
negari.
Plt Direktur Jenderal Binapenta Kementerian Ketenagakerjaan Aris Wahyudi
membenarkan jika mengacu pada data Badan Perlindungan Pekerja Migran
Indonesia (BP2MI) akan ada setidaknya ada 34.300 orang pekerja migran dari 54
negara penempatan yang akan habis kontrak pada Mei - Juni 2020.
"Itu pertama dari laporan perjanjian kerja atau kontrak yang akan berakhir Mei-Juni.
Tadi kami baru webinar sama Aku Indoneia, komunitas [PMI] di Hongkong. Intinya
ada beberapa yang bisa memperpanjang kontrak, tapi ada juga yang tidak bisa,"
kata Aris, kepada Bisnis , Minggu (10/5/2020).
Sejauh ini, imbuhnya, dari hasil video conference bersama atase tenaga kerja di luar
negeri, baru Korea Selatan yang menawarkan perpanjangan kontrak.
"Jadi misalnya seperti Korea Selatan, mereka memberikan 3 bulan kesempatan
perpanjangan kontrak. Kalau dengan tempat kerja lama tidak bisa diperpanjang,
boleh pindah majikan atau tempat kerja. Intinya sesuai surat kita ke perwakilan
untuk mengerem atau menhindari keinginan kebutuhan pulang." Namun, khusus
PMI dengan kondisi tertentu seperti kontrak sudah habis dan tidak bisa
diperpanjang, habis masa visa dan tidak bisa diperpanjang hingga deportasi, maka
mereka bisa pulang ke Tanah Air.
" Nah , kalau mau pulang kita sudah sampaikan protokol kesehatan harus dipenuhi."
Adapun dia menambahkan, pada Senin dini hari, akan tiba sekitar 164 WNI dari
Qatar di Indonesia. Para WNI tersebut tercakup dalam program Amnesty dimana
mereka disewakan pesawat untuk pulang ke tanah air. 164 WNI tersebut terdiri dari
pekerja migran, keluarga kedutaan besar dan mahasiswa.
Page 135 of 243.

