Page 174 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 MEI 2020
P. 174
Title TAK DAPAT PESANGON, KORBAN PHK BUTUH 2 TAHUN BUAT TUNTUT PERUSAHAAN
Media Name detik.com
Pub. Date 11 Mei 2020
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5010228/tak-dapat-pe sangon-korban-
Page/URL
phk-butuh-2-tahun-buat-tuntut-perusahaan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Pengacara Hotman Paris Hutapea mengungkapkan bahwa bakal ada proses hukum
yang berbelit ketika korban PHK hendak menuntut perusahaan yang tak membayar
kewajibannya atau pesangon di tengah pandemi Corona ini. Para korban PHK ini
butuh setidaknya 1-2 tahun agar tuntutannya dipenuhi secara hukum.
"Kalau misalnya majikan (perusahaan/pelaku usaha) tidak mau bayar, prosedurnya
si karyawan harus lapor dulu ke depnaker (Kementerian Ketenagakerjaan) habis itu
kalau majikannya tetap cuek, gugat di pengadilan perburuhan (Pengadilan
Hubungan Industrial), lalu ke mahkamah agung, sehingga perkara perburuhannya
hanya untuk mendapatkan pesangon atau upah bisa sampai 1-2 tahun. Sudah
keburu lemes karyawannya kelaparan," papar Hotman dalam telekonferensi bertajuk
Perlindungan Hukum untuk UMKM di Masa Krisis, Senin (11/5/2020).
Lantaran, hukum di Indonesia belum pernah mengatur sanksi pidana terkait hal
tersebut terutama kondisinya terjadi di tengah keadaan kahar (force majeure)
seperti saat ini.
"Pertanyaannya sekarang apakah alasan ini bisa dipakai oleh majikan (perusahaan)
untuk tidak membayar karyawan atau pesangon? Itu belum ada presedennya. Kalau
force majeure dalam bidang bisnis antara debitur dan bank sudah banyak
presedennya. Tapi antara majikan (pengusaha) dan pegawai, kaitannya untuk upah
dan pesangon belum ada presedennya," katanya.
Mengutip data Kemnaker per 1 Mei 2020, jumlah pekerja sektor formal yang telah
dirumahkan akibat pandemi COVID-19 telah mencapai 1.032.960 orang.
Sementara, jumlah pekerja sektor formal dan informal yang di-PHK sudah mencapai
689.998 orang. Sehingga, total pekerja sektor formal dan informal yang terdampak
COVID-19 sebanyak 1.722.958 orang.
Page 173 of 243.

