Page 273 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 MEI 2020
P. 273
Title PROGRAM KARTU PRAKERJA, PEMERINTAH AKUI PEMILIHAN MITRA TANPA TENDER
Media Name fajar.co.id
Pub. Date 06 Mei 2020
https://fajar.co.id/2020/05/06/program-kartu-prakerja-pemerintah-akui- pemilihan-mitra-
Page/URL
tanpa-tender/
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Mitra program Kartu Prakerja menjadi polemik di tengah masyarakat. Sebab
diketahui, salah satunya dimiliki oleh Staf Khusus Milenial Presiden Joko Widodo
(Jokowi), meski kini yang bersangkutan sudah mengundurkan diri.
Isu inipun menjadi bahan diskusi dalam rapat kerja Komisi XI DPR RI, Rabu (6/5),
yang dihadiri oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. Menjawab
pertanyaan dari anggota dewan, Sri Mulyani mengakui, program Kartu Prakerja
mengalami banyak penyesuaian saat Covid-19 mewabah.
Sri Mulyani menyampaikan, program Kartu Prakerja awalnya didesain untuk
meningkatkan keterampilan bagi calon angkatan kerja baru. Jumlah pesertanya kala
disusun ditargetkan hanya sekitar dua juta orang.
Namun, ketika wabah Covid-19 menyerang Indonesia, program inipun berubah
fungsi menjadi semi bantuan sosial (bansos). Jumlah pesertanya ditambah menjadi
5,6 juta peserta.
Terjadi kenaikan anggaran, dari yang semula dialokasikan sebesar Rp 10 triliun
menjadi Rp 20 triliun. Dari sisi pelaksanaan, terjadi percepatan.
Awalnya, kata Sri Mulyani, program Kartu Prakerja direncanakan dilaksanakan
pertengahan tahun. Akan tetapi, karena Covid-19, pelaksanaan program dimajukan
ke April.
"Delapan mitra ini yang dianggap sudah siap. Pemerintah tidak melakukan tender
dengan platform tersebut," ungkap mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu.
Namun, hal itu bukan tanpa alasan. Menurut Sri Mulyani, tidak adanya tender itu
dikarenakan tidak ada penyelenggaraan barang atau jasa yang dibayarkan pada
perusahaan digital yang menjadi mitra.
"Jadi, dalam hal ini, tidak ada pembayaran kepada mereka. Pembeliannya adalah
Page 272 of 276.

