Page 81 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 desember 2019
P. 81
Title JADI DUTA BELA NEGARA, PEKERJA MIGRAN INDONESIA DIMINTA TINGKATKAN
KOMPETENSI
Media Name merdeka.com
Pub. Date 18 Desember 2019
Page/URL https://www.merdeka.com/peristiwa/jadi-duta-bela-negara-pekerja-migran -indonesia-
diminta-tingkatkan-kompetensi.html
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
NKRI Harga Mati, PMI pergi Selamat Pulang Selamat, PMI Duta Bela Negara. Yel-yel
tersebut didengungkan oleh peserta pada acara Migrant Day 2019 GOR Vira Yudha
Madivif 2 Kostrad Kabupaten Malang, Rabu (18/12). Peringatan hari pekerja migran
yang dirayakan setiap 18 Desember ini memang dipusatkan di Malang. Tema yang
diusung pada tahun ini adalah Pekerja Migran Indonesia sebagai Duta Bela Negara.
Dalam sambutannya, Menteri Tenaga Kerja (Menaker) RI Ida Fauziyah menyebut
bahwa Pekerja Migrain Indonesia merupakan duta bela negara. Sebagai duta bela
negara, mereka diminta untuk turut serta menjaga dan memperkenalkan Indonesia.
"Sebagai duta bela negara turut membantu memperkenalkan Indonesia sebagai
negara ber-Bhinneka Tunggal Ika dan sebagai negara dengan Pancasila," terang
Ida.
Menaker Ida menjelaskan alasan mengapa PMI harus menjadi duta bela negara.
Secara retoris, dia bertanya, "Mengapa PMI harus jadi duta bela negara? Apakah
mampu?"
"Saya tanpa ragu menyebut PMI sebagai duta bela negara. Syaratnya adalah
berangkat dengan percaya diri karena dia punya kompetensi," jelas Ida.
Sebagai duta bela negara, salah satu syarat utama yang disebut Ida adalah
kompetensi. Hal ini disebutnya mampu meningkatkan percaya diri dan sebagai
contoh yang baik bagi Indonesia.
"Kalau kalian berangkat tanpa skill atau keterampilan, sulit rasanya jadi duta bela
negara," terangnya.
Pemerintah dalam hal ini kementerian tenaga kerja disebutnya memiliki peran yang
penting dalam menyiapkan pekerja migran jadi pekerja yang kompeten. Dia juga
mewanti-wanti para PMI untuk tidak berangkat jika masih belum kompeten.
"Jangan pernah berangkat ke luar negeri kalau tidak punya kompetensi dan
sertifikasi," tegas Ida. [tmi]
Page 80 of 118.

