Page 8 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JANUARI 2020
P. 8
Title SERIKAT BURUH GERAM DENGAN OMNIBUS LAW CIPTA LAPANGAN KERJA
Media Name republika.co.id
Pub. Date 22 Januari 2020
https://nasional.republika.co.id/berita/q4gjwl377/serikat-buruh-geram- dengan-omnibus-
Page/URL
law-cipta-lapangan-kerja
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Serikat pekerja dan buruh menolak hadirnya Omnibus Law Cipta Lapangan kerja.
Setidaknya ada enam hal yang menjadi poin penolakan mereka atas hadirnya aturan
baru ini.
Presiden Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Mirah Sumirat menyebut enam poin ini
dinilai sangat mengusik dan membuat para buruh marah. Poin pertama yang
menjadi pembahasan adalah adanya upah yang dihitung berdasarkan jam kerja.
Hal ini dinilai akan menghapus upah minimum (UMP) yang selama ini telah diatur
oleh pemerintah.
"Misal upah perjam itu Rp 20 ribu, dan dalam sehari si A kerjanya delapan jam.
Berarti sehari dia dapat 160 ribu. Tapi kalau buruh ini kan ada yang tidak kerja
penuh satu bulan. Kalau dia hanya kerja selama dua minggu, maka ini di bawah
upah minimum dan efeknya menghapus UMP," ujarnya saat dihubungi
Republika.co.id, Selasa (21/1).
Page 7 of 152.

